Pemprov Sumut Dinilai Berhasil Bebaskan Masyarakat dari Rentenir
MEDAN—LIPUTAN68.COM—Pemprov Sumut berhasil meraih penghargaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Awards 2021.
Penghargaan yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini, menilai Pemprov Sumut berperan secara optimal membantu akses keuangan di daerah.
Yakni salah satu itemnya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui PT. Bank Sumut kepada masyarakat agar terbebas dari praktik rentenir.
“Ya, penghargaan ini diberikan atas dasar beberapa parameter antara lain Pemprovsu melalui Bank Sumut memiliki program Kredit Sumut Bermartabat, di mana kredit dan pembiayaan ini untuk melawan rentenir,” kata Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Naslindo Sirait kepada wartawan, Kamis (16/12).
Program ini, menurutnya, sudah direalisasikan kepada lebih kurang tiga ribu debitur, dengan nama Kredit Mikro Bank Sumut.
Kedua, melalui Bank Sumut juga menyalurkan skema KUR Klaster yang sudah direalisasikan dua KUR Klaster, yakni KUR Klaster Jagung di Toba dan KUR Klaster Kopi di Dairi.
“Ketiga, Persentase One Vilage One Agent (OVOA) seperti hadirnya agen laku pandai yang sudah mencapai 84 persen atau sekitar 5.100 desa dari 6.000 desa/kelurahan di Sumut,” ujarnya.
Keempat, pencapaian persentase Simpanan Pelajar yang sudah mencapai 73 persen di atas target nasional 70 persen. Kelima, capaian UMKM Go Digital dengan salah satu program pemakaian QRIS yang sudah mencapai 530 ribu mercant di Sumut saat ini.
“Dan yang terakhir dukungan kebijakan bapak gubernur dan bapak wakil gubernur dalam setiap rapat-rapat TPKAD untuk memberikan arahan sehingga program-programnya semakin lebih efektif,” katanya.
Naslindo menambahkan, tercapainya KUR dan pembiayaan ini sebagai wujud dari visi Gubsu dan Wagubsu menjadikan Sumut aman, maju, dan bermartabat terlebih dari sisi mewujudkan kehidupan masyarakat lebih baik, dapat bekerja dan meluasnya kesempatan berusaha. Dengan adanya dukungan pembiayaan yang murah, masyarakat tidak lagi terjebak dengan rentenir yang bunganya sangat tinggi.
Dengan mengoptimalkan program layanan perbankan seperti KUR, asuransi dan berbagai pembiayaan termasuk pembiayaan syariah, sambung dia, masyarakat akan dapat meningkatkan usahanya.
“Kita berharap dengan meningkatnya inklusi dan literasi keuangan di Sumut maka perekonomian dan pendapatan perkapita masyarakat akan meningkat,” pungkasnya.
Kategori penghargaan yang diterima Pemprov Sumut yakni provinsi terbaik dalam penyediaan ragam akses keuangan, diberikan kepada Gubsu Edy Rahmayadi melalui Asisten Administrasi Umum, Hasmirizal Lubis di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (16/12).
Kesempatan itu, Hasmirizal Lubis menyampaikan, Pemprov Sumut akan terus berupaya meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah kepada masyarakat.
“Demi terwujudnya inklusi keuangan daerah yang maksimal, Pemprov Sumut akan terus berupaya melakukan hal itu,” pungkasnya. (Hasby)
TEKS FOTO
PEGANG: Asisten Administrasi Umum Setdaprovsu, Hasmirizal Lubis bersama Kepala Kantor Regional 5 Sumut OJK, Yusup Ansori, Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Naslindo Sirait, dan Kadis BMBK Sumut, Bambang Pardede, foto bersama sambil pegang piala dan piagam TPKAD Awards di Ballroom Hotel Grand Hyatt Jakarta, Kamis (16/12). ISTIMEWA

Tinggalkan Balasan