Liputan BERITA

Dokter Spesialis Paru RSUD dr Darsono Pacitan Sebut, Rokok Herbal Sama Bahayanya Dengan Rokok Tembakau Pada Umumnya

Ditulis oleh Liputan68 pada 28 Juni 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan, Liputan 68.com-Belakangan banyak masyarakat, khususnya mereka yang berpenyakit, tersugesti dengan kehadiran rokok herbal dari berbagai merek dagang.

Mereka beranggapan, dengan merokok yang diklaim berbahan rempah atau sejenisnya, akan bisa menyembuhkan berbagai penyakit, selain juga sensasi kenikmatan dari menghisap rokok itu sendiri.

Menanggapi makin maraknya peredaran berbagai jenis rokok yang dilabel sebagai rokok herbal, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pacitan melalui dr. Royani,Sp.P (Spesialis Paru) mengatakan bahwa rokok herbal China sama karsinogenik dan adiktifnya dibandingkan dengan rokok tembakau biasa.

Rokok herbal pada awal mulanya dikenal di China di awal tahun 1970, dimana yang dinamakan rokok herbal merupakan campuran dari berbagai bahan herbal (tanpa kandungan nikotin dan tar).

“Namun dari berbagai penelitian yang dilakukan, justru menunjukkan hasil yang sebaliknya. Jurnal ACS omega (2022) juga melaporkan bahwa masih terdapat bukti rokok herbal menyebabkan kanker paru ,kanker kandungan, kanker payudara, sakit jantung koroner dan gangguan hidung dan perasa,” ujar Royani dalam siaran persnya, Jum’at (28/6).

Penelitian di Indonesia sudah dikerjakan oleh beberapa fakultas kedokteran, salah satunya Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya pada Tahun 2015 lalu, memberikan hal senada dari bukti histologis/jaringan paru pada percobaan dengan hewan mencit yang didapatkan gambaran bengkak paru ,kerusakan alveolar paru dan radang paru.

“Sehingga dapat dikatakan bahwa rokok herbal juga sama berbahayanya dengan rokok tembakau pada umumnya,” tukasnya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian