Liputan BERITA

Forum Aksi Mahasiswa (FAW) Berunjuk Rasa di Depan Puspemkot Tangerang Tuntut

Ditulis oleh Liputan68 pada 12 Juni 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

TANGERANG – Liputan68.com | pada hari Jum’at,12 Juni 2020 Pukul 13.45 s.d 15.45 Wib telah berlangsung aksi unjuk rasa oleh 15 orang Forum Aksi Mahasiswa ( FAM ) Tangerang Pimp.Rosyid Warisman di Pintu Gerbang Puspemkot Tangerang Jl. Satria Sudirman Kel. Suka Asih Kec. Tangerang Kota Tangerang, dalam rangka meminta kepada Pemerintah Kota Tangerang untuk menambah kuota penerima manfaat kepada masyarakat yang terdampak Covid – 19.

Hal yang dapat dilaporkan sbb :

A. Tuntutan aksi :
Menuntut Pemerintah Kota Tangerang untuk menambah Kuota Penerima manfaat (Bansos) Covid – 19.

B. Aksi dilakukan dgn berorasi, membagikan selebaran dan gelar Spanduk yang bertuliskan :
Tambahkan Kuota Bansos COVID – 19 Kota Tangerang # FAM TGR

C. Isi selebaran yang dibagikan sbb :
1. Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terhadap solusi penderitaan masyarakat yang terkena dampak Covid-19 ternyata hanya membuat jeritan tangis masyarakat yang tak kunjung berhenti.

2. Kuota Bansos yang dikeluarkan oleh Pemkot Tangerang dengan jumlah 131.778 Penerima manfaat, telah dianggap Arief Wismanysah sebagai peran yang berprestasi. Padahal, nyatanya kuota tersebut sama sekali tidak menyerap alokasi anggaran APBD Kota Tangerang 1 rupiah pun.

3. Kuota tersebut dengan sendirinya akan terpenuhi oleh Pemerintah Pusat melalui peran Kemensos dan Pemerintah Provinsi Banten selama 3 bulan. Lalu kemana larinya alokasi anggaran APBD Kota Tangerang sebesar 144 Milyar yang telah diucapkan oleh Arief Wismansyah ?

4. Ternyata anggaran tersebut dengan sengaja dan semaksimal mungkin disimpan agar tidak keluar dari kantung Pemkot Tangerang. Apa alasannya ? Kenapa anggaran tersebut tidak dipakai untuk menambah kuota penerima manfaat ? Mengingat masih banyaknya warga Kota Tangerang yang terdampak dan belum menerima bantuan dari pihak manapun.

D. Orasi yang disampaikan oleh Sdr. Rosyid Warisman (Korlap Aksi) sbb :

1. Hari ini masyarakat dibuat harapan palsu oleh pemkot Tangerang dan pemkot telah menganggarkan Bansos dampak covid-19.

2. Padahal hari ini masyarakat mengharapkan belas kasihan dan nyatanya diberikan janji palsu, masih banyak masyarakat yang mengalami kegelisahan menunggu Bansos.

3. Ini merupakan tanda bobroknya Birokrasi Pemkot Tangerang, kita pastikan semua disini untuk memperjuangkan 2 juta masyarakat Kota Tangerang. Jangan sampai warga masyarakat yang menjadi produk menjatuhkan pemimpin hari ini.

4. Masih banyak masyarakat diluar sana dan hari ini merasakan kegelisahan dan kita diam sama saja kita melakukan penindasan artinya dzolim. Jika masyarakat tidak dipenuhi hak-hak nya, maka kita pastikan akan membawa yang lebih banyak lagi.

5. Hari ini kita duduk didepan Pemerintahan kota Tangerang yang tinggi megah dengan penghuni nya duduk dikursi yang empuk, tapi masyarakatnya hanya dibiarkan saja.

E. Unsur Pam.
1. 15 Personel Polsek dan Polres Kota Tangerang, Dpp. Aiptu Setyo (Kanit Patroli Polsek Tangerang)
2. Intel Korem / Kodim 2 Orang Dpp Srtu Heriyanto
3. 4 personel Koramil-01/Tangerang, Dpp. Serda Slamet Hariyanto.
4. 24 orang Pol PP Kota Tangerang, Dpp. Bpk. Azis (Kasi Tibumtram)

Pukul 15.45 Wib, giat aksi selesai, situasi aman dan kondusif.

Sumber : ELW’89

Editor : SF

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian