JAKARTA – LIPUTAN68.COM – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati optimis ekonomi Indonesia di kuartal III tahun ini mampu tumbuh lebih baik. Kendati diakuinya ekonomi nasional masih berada dalam bayang-bayang resesi.
Badan Pusat Statistik (BPS) dalam waktu dekat akan merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2020 ini. Banyak pihak memprediksi ekonomi domestik mampu tumbuh lebih baik dari kuartal II-2020 yang terkontraksi minus hingga 5,32 persen.
“InsyaAllah kuartal III ekonomi lebih baik walau kita masih negatif. Tetapi trennya sudah membaik,” tegas dia dalam webinar oleh LPDP bertajuk “STUDIUM GENERALE 2020: Rekacipta Generasi Muda Menuju Indonesia Emas”, sebagaimana dirilis dari liputan6.com, Senin (2/11/2020).
Bendahara negara mengatakan, adanya perbaikan ekonomi di kuartal III 2020 tak lepas dari upaya keras pemerintah untuk meningkatkan serapan program pemulihan ekonomi (PEN). Alhasil diyakininakan berdampak positif pada perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III sampai IV tahun ini.
“Mudah-mudahan segera ke nol atau bahkan positif ekonomi kita. Sehingga itu recovery secara terus menerus harus kita jaga,” tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, optimistis realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bisa mencapai 100 persen pada akhir tahun ini dari total pagu anggaran Rp695,2 triliun. Mengingat pembiayaan berbagai program yang ada dilakukan secara berkala.
“Apakah mungkin sampai desember nanti (PEN) realisasi 100 persen? Jawabannya sangat mungkin, kenapa? Karena memang beberapa program itu dibayarkan secara bulanan,” jelas dia dalam webinar bertajuk ‘Dualisme Peran UMKM di Tengah Krisis Ekonomi Nasional’, Sabtu (19/9).
