IDI Pacitan: N439K Merupakan Kodrat Ciptaan Allah SWT. Pandemi Baru Akan Tuntas 10-15 Tahun Kedepan?

Pacitan- Kemunculan strain baru covid-19, jenis N439K, memang sempat membuat masyarakat dunia ketir-ketir. Tak terkecuali Indonesia dan Pacitan khususnya.

Sebab virus SARS-CoV-2 varian anyar ini konon dikabarkan lebih ganas dan masif penularannya.

Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pacitan, Johan Tri Putranto, mengajak kepada seluruh masyarakat luas untuk lebih mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada sang pencipta. “Virus atau penyakit itu sudah kodrat, ciptaan Allah SWT. Kita tahu, virus ini merupakan barang atau benda hidup dan akan terus bertahan hidup, bagiamanapun kondisinya. Seperti halnya manusia.

Karena itu, mari kita lebih mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, Tuhan yang maha esa,” kata dokter umum yang juga dipercaya sebagai Kepala UPT Puskesmas Gondosari Kecamatan Punung Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan ini, Rabu (17/3).

Johan mengungkapkan, strain baru covid-19 jenis N439K, awal kali ditemukan di Scotlandia, pada Maret Tahun 2020 lalu. Dan sekarang ini sudah menyebar di hampir 30 negara lebih di dunia.

Menurut Johan, virus tersebut memang memiliki keunikan dan lebih pintar dibandingkan strain lama B117. “Virus N439K ini lebih pintar, sama halnya manusia. Ketika menempel di resiptor ACE2 atau pintu masuk covid-19, sulit untuk dideteksi. Bahkan test antigen maupun antibodi tak mampu mendeteksi keberadaan virus tersebut,” bebernya.

Meski begitu, Johan menandaskan, bahwa sebaran N439K ini tak semasif B117 yang lebih dulu bermutasi ke Indonesia. “Virus N439K ini hanya bisa dideteksi dengan test swab. Dan untuk vaksinasi masih terbilang efektif guna meminimalisir sebaran,” jelasnya.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *