Liputan BERITA

Duh! Serapan Anggaran Pemko Medan Masih Rendah Jelang Akhir 2021

Ditulis oleh Liputan68 pada 14 Desember 2021 ⏱️ 2 Menit Baca

MEDAN—LIPUTAN68.COM—Pemerintah Kota Medan termasuk menjadi daerah di Sumatera Utara yang memiliki serapan anggaran belanja rendah jelang akhir 2021 ini.

Selain Medan, terdapat Pemerintah Kabupaten Karo yang juga mengalami kondisi serupa. Demikian terungkap dalam kegiatan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) TA.2022 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman No.41 Medan, Senin (13/12/2021).

Melalui layar lebar, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menampilkan lima kabupaten dan kota dengan serapan anggaran belanja terendah.

Rinciannya terdiri dari Karo 41,53%, Toba 41,56%, Padang Lawas 41,83%, Medan 42,40%, dan Sibolga 42,45%. Adapun lima daerah lain dengan serapan anggaran tertinggi yaitu Batu Bara 70,75%, Asahan 67,69%, Tapanuli Tengah 67,31%, Samosir 67,09%, dan Tapanuli Selatan 66,42%

Menurut Edy, ia berupaya keras agar serapan APBD Sumut TA.2021 ini dalam posisi tinggi.

“Kalau di Desember ini sudah 76 persen (serapan anggaran belanja),” ungkapnya seraya mengapresiasi kabupaten/kota dengan serapan anggaran cukup maksimal tersebut.

Kesempatan itu Edy turut menyampaikan, Provinsi Sumut akan fokus membangun sektor pertanian di 2022.

Hemat dia, sektor pertanian menjadi sasaran utama mengingat berhubungan dangan pangan. Terlebih dengan validnya kondisi ekonomi saat ini, baik tingkat global bahkan juga provinsi sehingga pangan harus diperkuat.

“Covid ini menguras semua rencana-rencana kita. Tapi kita alihkan ini semua ke pangan nanti,” ujarnya.

Meskipun fokusnya mengatasi persoalan pangan, pembangunan infrastruktur tetap akan dilakukan dengan mengacu RPJMD Sumut.

“Sudah pasti sebelum Covid ada proyek yang kita tunda, untuk itu kita tindak lanjuti yang berikutnya,” ujarnya.

Dia juga berjanji akan mengejar target-target pembangunan Sumut yang direncanakan sebelumnya. Namun terkendala pandemi Covid-19 sehingga alokasi anggaran harus di-refocusing.

“Kita kejar target-target Sumut ini, dari yang pertama adalah masalah pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur,” pungkasnya. (Hasby)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian