Liputan POLITIK

Gabriel Boric Presiden Chile Terpilih Berusia 35 Tahun

Ditulis oleh Liputan68 pada 28 Desember 2021 • ⏱️ 2 Menit Baca

SANTIAGO – LIPUTAN68.COM – Sejarah baru telah terjadi di Chile, dan dalam sejarah politik di Chile baru kali ini terjadi. Seorang anak muda milenial tampil menjadi seorang Presiden di Chile. Namanya Gabriel Boric, seorang anak muda berusia 35 tahun resmi menjadi presiden termuda Chile pada Minggu (19/12/2021).

Boric sebelumnya merupakan Anggota parlemen sayap kiri di Chile. Dia berkomitmen akan mengatasi kesenjangan yang tinggi dan membangun kesejahteraan negara di Chile tatkala memimpin negara yang berada di benua Amerika Latin ini.

Kantor berita AFP pada Minggu melaporkan, ia menang atas saingan sayap kanan Jose Antonio Kast, pengacara ultra-konservatif yang berjanji memotong pajak dan pengeluaran sosial.

Chile pada 2019 sempat diguncang protes massa mematikan untuk menuntun masyarakat yang lebih adil dan setara.

Gabriel Boric berjanji untuk menurunkan model ekonomi neoliberal Chile, yang berasal dari era diktator Augusto Pinochet dan secara luas dipandang mengesampingkan kelas miskin dan pekerja.

Dia pun berjanji mewujudkan negara sejahtera, sehingga setiap orang memiliki hak yang sama tidak peduli berapa banyak uang yang mereka miliki di dompet.

Chile adalah salah satu negara kesenjangan pendapatan terbesar di dunia. Satu persen penduduknya memiliki 25 persen kekayaan, menurut sebuah badan PBB.

Orang-orang berutang banyak, yang sepenuhnya atau sebagian untuk pendidikan dan perawatan kesehatan. Uang pensiun seluruhnya terdiri dari tabungan pribadi.

Gabriel Boric turut berjanji mengurangi jam kerja dari 45 menjadi 40 jam seminggu, untuk memajukan pembangunan hijau dan menciptakan 500.000 lapangan pekerjaan bagi perempuan.

Dia juga berjanji untuk mereformasi sistem pensiun dan perawatan kesehatan Chile untuk menyediakan akses bagi orang miskin.

Gabriel Boric mendukung pemberontakan anti-pemerintah 2019 yang mengakibatkan puluhan kematian dalam bentrokan dengan polisi, dan mendorong referendum yang menghasilkan proses untuk menulis ulang konstitusi Chile yang pro-bisnis dan era kediktatoran.

(LM-01)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian