Liputan TEKNOLOGI

Penemuan Alat Bahan Bakar dari Air untuk Kendaraan, Harganya Lumayan

Ditulis oleh Liputan68 pada 7 Mei 2022 • ⏱️ 2 Menit Baca

Liputan68.com | Bagi pengguna kendaraan di lokasi yang ketersediaan bahan bakarnya terbatas ada penemuan alat yang mengubah air jadi bahan bakar kendaraan dapat menjadi alternatif.

Alat itu bernama Nikuba yang ditemukan oleh Aryanto Misel warga Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

singkatan dari Nikuba yaitu Niku Banyu yang merupakan generator elektrolisis untuk merubah partikel air menjadi gas hidrogen yang akan digunakan sebagai bahan bakar sepeda motor maupun mobil.

Seperti yang dilansir dari radarcirebon.com, ternyata harga jualnya cukup lumayan.

Sebagai penemu Aryanto Misel mengungkapkan bahwa harga Nikuba Rp 4,5 juta untuk per satu unit yang dapat dipasang di sepeda motor.

Tetapi untuk memasang generator ini diperlukan beberapa perubahan atau modifikasi terhadap sistem saluran bahan bakar agar terhubung ke intake menuju ruang bakar mesin

“Saat ini sudah ada 30 unit kendaraan dari anggota Kodam III Siliwangi yang sudah gunakan Nikuba dan Pangdam mengapresiasi serta berencana memesan Nikuba lebih banyak lagi,” kata Aryanto.

“Saya akan urus dulu legalitasnya dan jika sudah ada, maka saya akan segera kembali memproduksi Nikuba untuk pesanan dari Pak Pangdam Siliwangi,” sambung Aryanto.

Masih dengan Aryanto, Nikuba dapat menghemat konsumsi BBM, jika difungsikan sepenuhnya dan air yang digunakan juga tidak banyak.

Misalnya untuk perjalanan Cirebon Semarang pulang pergi, tidak sampai satu liter air yang dihabiskan.

Bahkan dalam percobaan tersebut, Aryanto dengan menggunakan mobil miliknya sendiri dan sepanjang perjalanan lancar serta tidak ada kendala.

“Sudah pernah dicoba, untuk satu liter ini saja sudah bisa dari Cirebon sampai dengan Semarang, lalu ke Cirebon lagi,” ungkapnya.

Direncanakan nantinya Nikuba akan dipamerkan saat KTT G20 di Bali pada November mendatang.

“Saya bersyukur banyak yang mengapresiasi. Sudah banyak tokoh yang datang. Ada Tomi Soeharto, Agum Gumelar dan terakhir Pangdam Siliwangi main ke rumah saya,” katanya Aryanto.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo SIP sendiri berkunjung ke kediaman Aryanto pada Kamis 5 Mei lalu.

Dalam kesempatannya tersebut, Pangdam mengungkapkan bahwa sangat mengapresisasi temuan dari Aryanto.

“Kalau bicara nilai tentang migas atau bahan bakar ini merupakan nilai strategis. Jadi kita harus mengangkat nilai utama sebagai acuan atau sebagai sebagai produk pengganti BBM ini,” katanya.

“Artinya cukup dengan air sudah bisa menggunakan kendaraan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” sambung Kunto.

Nikuba ini masih perlu penyempurnaan dan legalitas agar dapat digunakan oleh masyarakat luas.

 

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian