oleh

Tiga Strategi Jitu Telkom Sukseskan Konektivitas Asia Pasifik

BALI — LIPUTAN68.COM — PT Tekom Indonesia Tbk menilai konektivitas Asia Pasifik memiliki potensi pertumbuhan yang sangat tinggi, seiring dengan transformasi digital yang dilakukan negara-negara di kawasan tersebut.

Oleh karenanya untuk menangkap besarnya peluang itu, Telkom melakukan tiga strategi berupa penguatan infrastruktur konektivitas, membangun dan menjadikan Manado sebagai gerbang internet kedua, dan ekspansi data center di kawasan regional.

Menurut Direktur Wholesale & International Business Telkom, Bogi Witjaksono, adopsi digital di Indonesia sangat luar biasa.

Tercatat, sebut dia, total pengguna internet mencapai 204,7 juta atau 73,7% dari total populasi, kemudian ada 370,1 juta pengguna selular, dan 191,4 juta pengguna aktif media sosial.

“Selain itu, sebanyak 94,1% pengakses internet menggunakan telepon selular dan 40,2 juta pengakses content provider,” katanya di hadapan 600 peserta konferensi internasional Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2022, di Nusa Dua, Bali, Rabu (21/9).

Liputan JUGA  Bisnis Apa Saja Saat Ini Dapat Tetap Relevan Jika Mengandalkan Infrastruktur Digital

TelkomGroup, lanjut Bogi, yang didapuk sebagai narasumber, melihat tren ke depan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia akan didorong oleh content providers dan hyperscale dan mereka membutuhkan akses bandwith internasional yang besar serta data center.

Melihat hal ini, ujarnya, TelkomGroup sudah sedari awal mengembangkan dan membangun jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) alternatif.

Tujuannya agar memindahkan beban akses jaringan dari wilayah Barat ke Timur Indonesia, selain untuk memitigasi jika ada gangguan jaringan gateway di wilayah Barat.

“Besarnya pengguna digital di Indonesia ini akan membuat penggerak traffic data akan berasal dari content providers. Belanja akan terus meningkat dan yang terpenting adalah bagaimana menyeimbangkan pengalaman pengguna dengan belanja investasi,” katanya.

Liputan JUGA  Telkom Sertakan Modal Rp2, 6 T, Harap TelkomSigma jadi Leader Bisnis B2B IT Digital Services

Selanjutnya adalah bagaimana membangun ekosistem digital dan mengembangkan para pelaku content providers nasional ke depannya. Sementara agar ada ketertarikan investasi dari penyedia content providers ke Indonesia, perlu ada netralitas, kemudian ada penyedia konektivitas, dan hyper scale data center.

Hal inilah yang sedang dan telah dilakukan oleh TelkomGroup, yakni membangun konektivitas yang seamless dan rendah latensi, menghubungkan ekosistem digital domestik ke global, dan memerkuat ASEAN sebagai hub strategis melalui sistem kabel laut yang melintasi seluruh sepuluh negara-negara ASEAN.

Telkom, imbuh Bogi lagi, memerkuat infrastruktur konektivitas digital agar bisa menjadi hub digital global, melalui pembangunan 171.654 km jaringan backbone fiber optic, 109 transponder satelit, 120 point of presence, 36.787 tower dan 255.107 unit BTS.

Liputan JUGA  Pengusaha Bus Bahagia Syarat Mudik Diperlonggar, Siap Kerahkan Armada Dua Kali Lipat

“Dengan dijadikannya Manado sebagai jaringan komunikasi gateway kedua dan hub kabel bawah laut, maka dapat menghubungkan Indonesia dengan global content providers, serta memerbaiki latensi dan kinerja kualitas jaringan ke Amerika Serikat dan Hong Kong sebesar 43%. Selain menyeimbangkan dan mendiversitaskan traffic dari wilayah barat dan timur Indonesia,” urainya.

Selain itu, inter gateway antara Batam-Manado dan inter-POP Jakarta-Surabaya akan memuat jaringan terkoneksi secara mulus serta akan menumbuhkembangkan secara pesat dan membuat konektivitas stabil melewai Ibukota Negara Nusantara yang memiliki rute yang berbeda dengan Manado dan Batam gateway.

DISKUSI: CEO Telin Budi Satria Dharma Purba (kedua dari kanan) berdiskusi dengan para panelis, dari TI Sparkle Leonardo Cerciello (paling kanan), China Unicom Global Dr. Meng Shusen (tengah), Head of Asia GSMA Julian Gorman (kedua dari Kiri), dan SMD Delta Partners Sam Evans (paling kiri) yang berperan sebagai moderator, pada rangkaian kegiatan BATIC 2022, Rabu (21/9). IST

  Banner Iklan Sariksa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.