Press Conference Tahap Satu, BIFW 2022 Kolaborasikan Pengrajin Kain Lokal dan Desainer Dunia di Kancah Global

LIPUTAN68.COM, Denpasar | Bali International Fashion Week (BIFW) 2022 adalah sebuah wadah bagi para pelaku usaha dunia kreatif, fashion dan UMKM bukan hanya Bali dan Indonesia, tetapi semua lapisan masyarakat seluruh dunia turut serta berpartisipasi pada event berskala internasional.

Bahkan, BIFW 2022 diikuti para fashion desainer dari berbagai negara, seperti Perancis, India, Malaysia dan Indonesia.

Dengan adanya partisipasi fashion desainer dari luar negeri, diharapkan membawa angin segar bagi desainer Bali. Tidak hanya menambah ilmu di bidang fashion, namun kegiatan ini, juga membantu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, dengan dibukanya stand atau tenant bagi pelaku-pelaku penggiat UMKM Bali.

Demikian disampaikan Ketua Panitia BIFW, Putu Agus Prawira Eka Putra, S.KM., saat menggelar Press Conference tahap I di Inna Bali Heritage Hotel Denpasar, Sabtu, 17 September 2022.

Dikatakan Eka Putra, kegiatan BIFW 2022 ini mengusung tema “Anjali Mahakarya Wastra Bali”, yang memiliki arti sebagai persembahan pagelaran terbaik untuk busana khas Bali, Nusantara dan Internasional dengan modifikasi yang mengikuti perkembangan zaman serta modernisasi.

Melalui acara BIFW 2022, lanjutnya, mampu memberikan semangat bagi pengrajin kain tradisional nusantara untuk terus berkarya dan menjaga eksistensi budaya nasional.

Melihat hal tersebut, menurutnya, acara BIFW 2022 sangat siap untuk diselenggarakan, 11-15 Oktober 2022 mendatang di Museum Pasifika, Kawasan ITDC, Nusa Dua Bali.

Mengingat, persiapan acara BIFW 2022 sudah mencapai 80 persen. Bahkan, semua aspek sudah dipersiapkan secara matang untuk dieksekusi.

Disebutkan, pihaknya sebagai panitia BIFW 2022 memiliki sejumlah rangkaian acara, yang menggabungkan seluruh elemen masyarakat sehingga berjalan beriringan demi mencapai tujuan bersama.

“Sesudah Press Conference tahap kesatu akan dilanjutkan audensi model, 25 September 2022 di TS Suites Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, lalu 11-15 Oktober 2022 untuk kegiatan utama kita, dimulai Press Conference tahap kedua, kemudian ada seminar dan workshop tentang ekonomi kreatif dan kebudayaan dan

13-15 Oktober itu acara puncaknya untuk Fashion Show, Exhibition UMKM serta segala Fashion,” rincinya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Eka Putra berharap, dapat membantu pelaku UMKM dan industri fashion, untuk dapat lebih meningkatkan kualitasnya bersaing di kancah internasional, sehingga perekonomian bangsa, khususnya masyarakat Bali kembali pulih, pasca pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

“Kami harapkan, melalui BIFW dapat mengembangkan dan meningkatkan kualitas hasil karya anak bangsa, untuk mengangkat nilai-nilai kearifan lokal masyarakat agar mampu bersaing di kancah internasional,” jelasnya.

Dipilihnya Bali, lanjut Eka Putra, karena Bali diakui sebagai jendelanya Indonesia bahkan sudah terkenal di dunia pariwisata, sekaligus gerbang utama untuk menyelenggarakan event bertaraf internasional.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *