Liputan DAERAH

Kang Hadian Pimpin Aksi Nyata Masyarakat Sumut Peduli Gempa Cianjur

Ditulis oleh Liputan68 pada 9 Desember 2022 โฑ๏ธ 2 Menit Baca

MEDAN โ€” LIPUTAN68.COM โ€” Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi telah membentuk Pos Komando (Posko) Solidaritas Masyarakat Sumatera Untuk Cianjur Jawa Barat.

Adapun untuk amanah ketuanya, diberikan kepada Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Hadian.

Posko ini dibentuk sebagai tindak lanjut dari kegiatan doa bersama dan Salat Ghoib masyarakat Sumut yang berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, kompleks Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara pada 26 November 2022.

Acara tersebut digelar atas inisiatif Gubernur Edy, di mana melibatkan beberapa ormas/paguyuban etnis yang ada di Sumatera Utara. Yakni antara lain Paguyuban Wargi Sunda (PWS), Paguyuban Banten Sumut (Pabansu) Angkatan Muda Siliwangi (AMS), Paguyuban Pasundan, serta dihadiri oleh ketua MUI Sumut dan ketua MUI Kota Medan.

Rangkaian acara dimulai pukul 17.00 WIB dengan dzikir dan doa, lalu dilanjutkan dengan Salat Maghrib berjamaah yang diimami oleh Ustadz Ahmad Hadian. Untuk imam Salat Ghoib, dibawakan oleh Prof. Maratua Simanjuntak, Ketua MUI Sumut.

Dalam pidato arahannya saat itu, Gubsu Edy Rahmayadi meminta kepada hadirin agar membentuk posko kemanusiaan agar kepedulian rakyat Sumut itu tidak hanya sebatas doa namun ditunjukkan dalam kerja nyata berupa bantuan moril dan materil.

Maka saat itu juga, Gubsu menunjuk Ustadz Ahmad Hadian dari unsur PWS untukย  mengomandoi posko dimaksud.

Selanjutnya pada 7 Desember 2022, diterbitkanlah SK Gubernur Sumut tentang komposisi kepengurusan posko yang mana Ahmad Hadian selaku ketua dan Sya’ban Butarbutar dari unsur AMS selaku sekretaris.

Kemudian pada jajaran wakil ketua terdapat para ketua paguyuban diantaranya Prof. Dadan Ramdan yang juga Rektor Unibersitas Medan Area (UMA) dari unsur PWS, Baharuddin Saputra dari AMS, AKBP Endang Hermawan dari Polda Sumut, M Yusuf dari Pabansu, Sakhira Zandi dari MABMI, H. Jumadi dari Paguyuban Putra Solo, Muan Ridhi Kurniawan dari Paguyuban Pasundan, dan RM Adi Zoelham dari Paguyuban Sedulur Jawa Deli (Paswali).

Adapun selaku pembina adalah: Gubernur Sumut, Ketua DPRD Sumut, Pangdam 1 BB, Kapoldasu, Kajati Sumut, Kakanwil Kemenag SU, Ketua MUI Sumut dan Ketua Baznas Sumut. Sementara bertindak selaku pengarah adalah Sekda Provsu, Kepala BPBD, dan Kabiro Kesra.

Kepada wartawan, Hadian mengatakan bahwa tupoksi posko ini sesuai yang tertuang dalam SK Gubsu.

Yakni antara lain mengumpulkan data dan informasi terkait bencana gempa di Cianjur; Melaksanakan penggalangan aksi solidaritas masyarakat Sumut; Mengkoordinir penyebar luasan informasi atas pelaksanaan aksi tersebut; Memberikan rekomendasi terkait kegiatan aksi solidaritas dan melaporkan serta mempertanggungjawabkan hasil pelaksanaan kegiatan kepada gubernur.

Hadian juga berharap aksi solidaritas ini bisa didukung oleh banyak elemen masyarakat Sumut secara luas baik yang berbasis etnis, pendidikan, keagamaan dan lain lain.

Sebab di dalam posko ini juga selain beberapa paguyuban etnis di atas, telah tergabung beberapa komunitas diantaranya Forum Kerukunan Masyarakat Nusantara (FKMN), Komunitas Tanggap Bencana (Kogana), Darut Tauhid Peduli Sumut, dan Viking Medan.

“Dan tentunya ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat Sumatera Utara terhadap musibah gempa yang telah memporak-porandakan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu yang lalu dan hingga kini masih berlangsung,” pungkas pria yang beken disapa Kang Hadian ini. (LM-02)

TEKS FOTO
DIABADIKAN: Anggota DPRD Sumut, Ahmad Hadian (tengah) diabadikan bersama pengurus posko usai melaksanakan rapat di Kantor Gubernur Sumut, Jl. Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (9/12/2022). IST

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian