KANJENG RATU KALINYAMAT

seni budaya216 views

Oleh :
Dr Purwadi SS M.Hum.
Ketua LOKANTARA, Lembaga Olah Kajian Nusantara.
Hp 087864404347

A. Putri Demak Bintara.

Kanjeng Ratu Kalinyamat adalah putri Sultan Trenggana. Sekar Kedhaton negeri Demak Bintara terkenal sebagai pribadi yang agung dan anggun.

Tanah pesisir Jawa beruntung memiliki tokoh wanita yang penuh dengan nilai keteladanan. Mekaring budaya Jawa tumbuh di kawasan pesisir utara. Tata cara grebeg mulud berlangsung pada hari Setu Kliwon, 16 September 2023. Diselenggarakan oleh Paguyuban Kawula Karaton Surakarta Hadiningrat atau Pakasa cabang Jepara. Beralamat di Joglo Hadipuran, Sukodono Tahunan Jepara, Jawa Tengah.

Wibawa Ratu Kalinyamat memancar ke segala penjuru. Kegiatan budaya pesisir dilakukan di pendopo bupati Jepara. KRA Bambang S Adiningrat selaku ketua Pakasa cabang Jepara menata acara dengan rapi. Dengan cekatan rikat trengginas KMT Susanti Purwaningrum mengatur jalannya program kebudayaan. Persiapan tempat konsumsi, akomodasi dan publikasi dilakukan dengan paripurna. Srikandi Jepara mampu momong momor dan momot. Aura Ratu pesisir ini terasa mantab.

Liputan JUGA  Film Dokumenter Drama Sisingamangaraja XII Diputar Perdana di Medan

Madhep mantep demi tujuan luhur. Ketua panitia dipegang oleh RT Khairul Anam Setyopuro dan sekretaris RT M Dimas Julianto Hadipuro. Generasi muda Sukodono cancut taliwanda. Gotong royong nyambut gawe. Siang malam berpartisipasi demi suksesnya acara. Sengkut gumregut ngayahi pakaryan praja.

Keterangan historis sungguh penting. Undangan yang hadir yakni Pj Bupati Jepara dan jajaran birokrasi. Berkenan hadir dari Kejaksaan Jakarta. Juga datang dari Cilacap Yogyakarta, Boyolali, Klaten dan Surakarta. Acara yang menempati di pusat pemerintahan Jepara begitu menarik. Mersudi murih mekaring Jawi.

Kedatangan para priyagung bermakna dalam. Pagelaran wayang dipentaskan dengan dalang wanita. Bernama Nyi Lestari dari Pengging. Alumni ISI Surakarta trampil dalam seni tembang, karawitan dan pedalangan. Memang berasal dari keluarga seniman asli. Suaminya yang bernama Wawan Riyadi juga alumni ISI Surakarta merupakan penggender handal. Kerap tampil untuk mengiringi Ki Purbo Asmoro. Pengalaman berkesenian pasangan Sri Lestari dan Wawan Riyadi sungguh memberi harapan yang gemilang.

Liputan JUGA  Ketua DPRD Sergai Kunjungi Kampung Budaya Jawa

Wanita wani tata tapa. Lakon yang dibawakan Nyi Sri Lestari berjudul Ratu Kalinyamat. Tokoh legendaris dari Kasultanan Demak Bintara cukup populer dan disegani. Makamnya terletak di Mantingan Tahunan Jepara berdekatan dengan suaminya, Pangeran Hadirin yang berasal dari Kasultanan Samudra Pasai. Bangsawan Aceh ini menantu Sultan Trenggana yang menjadi pengusaha kaya raya. Boleh dibilang Pangeran Hadirin adalah sponsor kerajaan Demak. Usaha Pangeran Hadirin meliputi pelayaran, mebel, ukir ukiran, perikanan dan komoditas ekspor impor. Suami Ratu Kalinyamat punya jasa besar.

Pangkur

Nimas Ratu Kalinyamat,
Tilar wisma sumengka angga ing wukir,
Tapa wuda sinjang rambut,
Neng gunung Danaraja,
Apratignya tan arsa tapihan ingsun,
Yen tan antuk adiling Hyang,
Patine sedulur mami.

Liputan JUGA  Peringati 10 Muharam, Pedagang Minulyo Gelar Sedekah Pasar

Kanjeng Ratu Kalinyamat nanti menjadi Bupati Jepara pertama. Peranannya cukup penting dalam sejarah Pajang yang berdiri pada tanggal 24 Juli 1546. Berjasa dalam penobatan Joko Tingkir sebagai raja Pajang dengan gelar Sri Sultan Hadiwijaya Abdul Hamid Khalifahtullah Panetep Panatagama.

Untuk membuat acara semarak dilakukan kirab budaya. Titik kumpul di halaman SMK Bhakti Praja Jepara. Terus berjalan menuju pendopo Kabupaten. Perjalanan kirab dipimpin oleh manggala yuda yang terlatih. Dampyak dampyak ing sakmarga marga. Kalamun cinandra pan yayah maesa kurda.

Suara burung di lingkungan joglo Hadipuran menambah asri suasana. Langit biru bersih cemerlang. Angin pagi berhembus sepoi sepoi. Bu Farida Kataringsih SE SH MH pejabat fungsional kejaksaan Agung RI Jakarta begitu menikmati keadaan Sukodono Tahunan Jepara. Pejabat negara ini menyelaraskan hukum dengan budaya.

  Banner Iklan Sariksa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *