Liputan DAERAH

Selain Survei Langsung, BPS Kota Kupang Rutin Pantau Harga Barang Lewat Media Sosial

Ditulis oleh Liputan68 pada 28 Maret 2024 ⏱️ 2 Menit Baca
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kupang, Patrisius Tupen, S.E

NTT, Liputan68.com- Berbagai informasi yang bersumber dari media sosial merupakan salah satu rujukan pembanding data.

Data, menjadi entitas krusial yang dibutuhkan dalam banyak proses kehidupan saat ini.

Karena data yang akurat menjadi acuan utama penyusunan dan pengambilan keputusan yang penting.

Hal ini diterangkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kupang, Patrisius Tupen Making, S.E.

Patrisius Tupen mengatakan bahwa tugas dasar BPS melakukan survei di lapangan.

“Jadi tugas kita itu untuk rutin lakukan survei harga di pasar dengan frekuensi mingguan dan juga bulanan, dari hasil survei harga itulah yang dilakukan perhitungan angka inflasi jadi kita adalah lembaga yang tugasnya menghasilkan, mengumpulkan, menghitung dan mempublikasikan data angka kepada masyarakat termasuk kepada pihak pemerintah untuk mengambil kebijakan,” ucap Patrisius kepada media ini, Kamis, (21/03/2024) di Ruang Kerjanya.

Kepala BPS Kota Kupang juga mengatakan bahwa pihaknya juga selalu rutin memantau dan mengamati informasi dari media sosial.

“Jadi selain survei, kita juga selalu mendengar, mengamati dari media sosial misalnya dari Facebook, Whatsapp atau media sosial lainnya, jangan sampai ada harga yang sangat berbeda dari data tim lapangan kita, nah kalau berbeda dan petugas lapangan kita menjelaskan tidak meyakinkan, maka tim supervisor yang turun langsung untuk cek, jadi istilahnya penjamin kualitas,” ungkap Pria Sederhana asal Lembata itu.

Lebih Lanjut Patris Making enjelaskan tingkat andil inflasi terrbesar pada Februari 2024.

“Untuk Februari tahun 2024 ini, penyebab inflasi paling besar itu beras kemudian tomat, kangkung, ikan bakar, ikan kembung. Jadi andil paling besar 5 unsur ini. Untuk bulan Maret 2024 ini kita lihat telur ayam ras itu bergerak naik tetapi kita belum bisa rilis simpul untuk Maret ini, tunggu akhir bulan nanti,” ucap Kepala BPS Kota Kupang.

Berdasarkan data sementara, Patrisius Tupen juga memprediksi tungkat inflasi Maret 2024 di Kota Kupang turun.

“Jadi dari historisnya, inflasi pada bulan Maret 2023 dibandingkan dengan Maret 2024 year on year pasti akan turun,” ujarnya.

Selain itu, dia juga menjelaskan terkait proses pengambilan data harga pasar oleh tim lapangannya.

“Jadi di satu lokasi Pasar itu kita ambil lima responden dengan melakukan komunikasi verbal dan dengan menggunakan alat ukur yang sesuai barang yang ada sehingga kita ambil angka rata-ratanya,” imbuh Kepala BPS Kota Kupang Patrisius Tupen. ***

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian