Liputan BERITA

Belum Atau Tidak Mengambil Formulir Pendaftaran, Bukan Berarti Gagal Mencalonkan. Sekkab Heru Dan Asisten Kemal, Masih Berpeluang Direkomendasikan Sebagai Bacawabup Pendamping Mas Aji?

Ditulis oleh Liputan68 pada 6 Mei 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Tidak mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon bupati atau wakil bupati, bukan berarti stagnasi dalam perhelatan Pilbup serentak 2024 di Pacitan.

Hal tersebut seperti yang dialami Sekkab Heru Wiwoho Supadi Putro serta Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, Kemal Pandu Pratikno.

BACA JUGAHarun Masiku Masih Buron, Firli Bahuri Tegaskan Bahwa KPK Akan Bekerja Sesuai Asas Tugas Pokok KPK

Di hari akhir dibukanya pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati di internal DPC Demokrat Pacitan, Senin (6/5), namun demikian kedua birokrat gaek itu masih nampak dingin.

Baik Sekkab Heru maupun Asisten Kemal, belum menampakan gelagat untuk ikut mengambil formulir pendaftaran di tim penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati yang saat ini masih di buka oleh jajaran Partai Demokrat.

BACA JUGADesa Pasi Ditetapkan Jadi Desa Hatinya PKK tahun 2023

Sebelumnya, baik Sekkab Heru ataupun Asisten Kemal, banter diwacanakan untuk ikut ambil bagian di pusaran atmosfer politik pemilu kepala daerah sebagai bakal calon wakil bupati pendamping bakal calon bupati petahana, Indrata Nur Bayuaji.

Heru dengan slogan Mas Jiwo (Mas Aji dan Heru Wiwoho) dan Kemal dengan slogan Mapan (Mas Aji- Pandu).

BACA JUGASepuluh Tahun Menjadi Srikandi Bencana, Diannita Gigih Ajak Perempuan Tanggap Bencana

Meski begitu hingga di akhir hari pendaftaran keduanya belum menentukan sikap. “Ini masih ada kegiatan di Semanten,” kata Sekkab Heru, saat dikonfirmasi media, Senin (6/5).

Heru juga belum menyampaikan pernyataan tegas, saat ditanya wartawan terkait keseriusannya untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai bacawabup. “Kan sudah banyak yang mendaftar. Baik bacabup atau bacawabup,. Yo ditunggu wae, nggko piye,” jawab Heru, sambil tersenyum.

BACA JUGABupati Aji Kembangkan Inovasi Omah Buku, Merangsang Kembali Minat Baca Masyarakat

Demikian pula dengan Asisten Kemal, yang sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi media terkait keseriusannya untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai bacawabup. “Masih ada tamu, Mas (wartawan),” ujar Kemal singkat, lantas menutup sambungan telepon selulernya.

Meski keduanya belum atau mungkin tidak jadi untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai bacawabup, bukan berarti mereka gagal untuk ikut ambil bagian di kontestasi pemilu kepala daerah.

BACA JUGARanperda Pengelolaan Keuangan Daerah, F-PDI Perjuangan Soroti Pajak Kendaraan Bermotor

Tidak menutup kemungkinan, salah satu dari kedua birokrat handal tersebut akan mendapatkan surat rekomendasi pencalonan dari DPP Demokrat. Sebab penentu pasangan calon ada ditangan kepengurusan di level pusat. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian