Pegiat Desa Pacitan, Dukung Pencalonan Rakhman Wijayanto Sebagai Cawabup. Titipkan Panca Dharma Desa Untuk Ditindaklanjuti Ketika Nanti Berhasil Memimpin Pacitan Bersama Bupati Aji
Pacitan,Liputan 68.com- Rawe-rawe rantas, malang-malang putung. Setidaknya mungkin itulah semangat yang ada di benak Rakhman Wijayanto, dalam menatap perhelatan Pilbup 2024 di Kabupaten Pacitan.
Meski telah berhasil terpilih sebagai calon anggota legislatif, masa bakti 2024-2029 melalui Pileg 2024 lalu dengan perolehan suara terbanyak se-kabupaten, ini kali pemilik nama populer Wiwit Bagong tersebut, bakal kembali mencoba peruntungan di pentas pemilihan kepala daerah, sebagai bakal calon wakil bupati.
Wiwit akan berpasangan dengan jago petahana yaitu, Indrata Nur Bayuaji, dengan kendaraan politik, Partai Demokrat.
Duet “jawara politik” dari partai milik SBY itu, diprediksi bakal memenangi kompetisi Pilbup yang akan dihelat pada 27 November mendatang. Bahkan tak menutup kemungkinan, bumbung kosong yang diprediksi akan menjadi lawan tanding dari duet berslogan “Pacitan Aman (Aji-Rakhman)” nantinya.
Sebagai bentuk keseriusannya maju di gelanggang Pilbup bersama sahabat karibnya, Indrata Nur Bayuaji, Wiwit Bagong menggelar konsolidasi bersama pegiat desa dan pemberian dukungan Pilkada Kabupaten Pacitan Tahun 2024, #Nyaman Hidup Di Desa, yang dipusatkan di Rumah Sehat Jalur Lintas Selatan (JLS), Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Jum’at (21/6).
Koordinator Pegiat Desa, Septian Dwi Cahyo, mengatakan semua punya cita-cita yang sama untuk mendukung dan mendorong Wiwit Bagong sebagai calon wakil bupati.
“Ayo bareng-bareng mewujudkan Pacitan lebih baik dengan mendorong dan mendukung tokoh yang satu frame dengan kita semua. Kita peduli dengan desa, dan kebetulan Mas Wiwit juga mantan kepala desa,” kata pria yang akrab disapa Cahyo ini, mengawali sambutannya.

Dia menegaskan, sejatinya Pilbup ini seakan sudah mau final. Siapa bupatinya sudah jelas. “Tinggal siapa wabupnya yang masih berkontestasi,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Cahyo juga sempat menitipkan Panca Dharma Desa kepada Rakhman Wijayanto, agar nanti ketika terpilih sebagai wakil kepala daerah, akan lebih memperhatikan desa.
Adapun Panca Dharma dimaksud, yang pertama yaitu isu pembangunan infrastruktur. Selama ini pembangunan infrastruktur desa sudah baik. Kedepan diharapkan semakin ada pemerataan infrastruktur desa, bisa lebih merata dan lebih baik lagi.
Yang kedua, pemberdayaan masyarakat desa. Membangun tidak hanya fisik, tapi masyarakat juga harus dibangun. Utamanya pembangunan ekonomi.
Yang ketiga, lanjut Cahyo, yaitu pelayanan dasar. Utamanya pendidikan dan kesehatan untuk lebih mudah diakses dan lebih ditingkatkan lagi kedepannya. Dan yang paling buncit yaitu terkait lingkungan dan budaya. “Kita tau semua isu dunia tentang pemanasan global. Ini menjadi gagasan dunia yang harus diselesaikan bersama.
Dari beberapa isu diatas, hanya Mas Rakhman yang dipandang bisa untuk dititipi. Sebab beliau pernah memimpin desa. Sehingga kedepan Pacitan lebih baik. Kita ingin hidup yang ‘Nyaman’. Artinya Nyawiji dan Rakhman,” bebernya.
Lebih lanjut, Cahyo mengungkapkan, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan di 10 hari kedepan. Termasuk mencoba melamarkan Rakhman Wijayanto ke partai-partai termasuk dengan Demokrat untuk mendukung pencalonan mantan Kepala Desa Arjowinangun tersebut sebagai bakal calon wakil bupati.
Cahyo berharap akan membuahkan hasil yang baik dan bisa semakin memperkuat posisi. “Rugi kalau Demokrat tidak merekomendasikan Mas Wiwit sebagai calon wakil bupati. Mulai hari ini sampai 10 hari kedepan, kita akan terus melakukan kegiatan-kegiatan,” jelas dia.
Sementara itu, Rakhman Wijayanto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih setinggi-tingginya kepada pegiat desa yang all out mendukung pencalonannya sebagai wakil bupati.
“Mohon doa dan pangestunya, terkait hajat saya ikut berkompetisi di Pilkada mendampingi Mas Indrata Nur Bayuaji. Terimakasih atas doa dan dukungannya, sudah memberikan kepercayaan untuk berkontestasi di Pilbup 2024.
Ini suatu penghargaan yang luar biasa. Dalam memberikan dukungan,” ujarnya.
Wiwit juga menyampaikan alasannya ikut berkompetisi di Pilbup 2024 bersama Indrata Nur Bayuaji. Yang paling mendasar yaitu, bagaimana agar kedepannya bisa berkoordinasi dan mewarnai kebijakan di eksekutif. “Itu alasan Pak Bupati Aji mendorong saya berproses menuju calon wabup pendamping beliau. Kita sama-sama pernah ada di pemerintahan,” tandasnya.
Pada agenda deklrasi tersebut, juga dihadiri caleg terpilih dari Partai Demokrat, Bagus Surya Pratikno. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan