GKII Jemaat Eklesia Sikumana Gelar Festival Paskah tahun 2025 Angkat Tema “Bangkit dan Bersinar”
NTT, Liputan68.com- Paskah merupakan salah satu perayaan terpenting dalam kalender Kristen.
Momen sakral ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Kristiani di seluruh dunia.
Dalam konteks kekristenan, Paskah bukan sekadar hari libur atau perayaan biasa. Makna spiritual Paskah jauh melampaui ritual dan tradisi eksternal. Ia menyentuh inti dari iman Kristen dan mengundang para pemeluknya untuk menjalani kehidupan yang ditransformasi oleh realitas kebangkitan.
Berbagai kegiatan positif dapat dilakukan untuk memeriahkan dan memaknai perayaan Paskah
Seperti halnya yang dilakukan Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Eklesia, Sikumana, Kota Kupang.
Pada tahun 2025 ini GKII Jemaat Eklesia Sikumana kembali menggelar Festival Paskah dengan mengadakan berbagai macam mata lomba.
Kegiatan yang berdampak positif mengangkat tema “Bangkit dan Bersinar”. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari yakni 7-10 April 2025.
Gembala Sidang GKII Jemaat Eklesia Sikumana, Pendeta Simon Ndapatamu mengatakan bahwa tujuan dari festival ini untuk membangkitkan semangat umat dalam menyambut perayaan Paakah.
“Dalam festival paskah ini ada lomba-lomba yang disertai dengan perenungan tentang pengorbanan Kristus yang telah berkorban demi keselamatan umat manusia sehingga baik jemaat ataupun umat yang mengikuti kegiatan ini disadarakan bahwa kalau hari ini kita ada suka cita itu karena pengorbanan Kristus yang menyelamatkan kita,”
“Tanpa pengorbanan Kristus sebenarnya kita hanya menunggu waktu untuk dibinasakan, tetapi dengan pengorbanan Kristus akhirnya kita diselamatkan dan kita bersuka cita,”
“Wujud dari suka cita kita ada dalam kegiatan festival paskah ini untuk menyambut perayaan memperingati hari kematian Tuhan kita Yesus Kristus,” ucap Pendeta Simon.
Tujuan kegiatan ini juga lanjut Pendeta, untuk menolong generasi-generasi muda, anak-anak agar mereka terus dibiasakan ada dalam kegiatan-kegiatan rohani yang membuat mereka bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus secara benar.
“Pemahaman mereka tentang kebenaran semakin mendalam sehingga mereka bertumbuh dengan kuat dalam jalan-jalan yang benar agar tidak mudah diombang-ambing oleh ajaran-ajaran sesat,” ucap Pendeta Simon.
Ketua Panitia Festival Paskah 2025 Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Eklesia Sikumana, Abisada Kafolamau menjelaskan bahwa kali ini ada 10 jenis lomba yang diselenggarakan.
“Lomba yang dilakukan dalam momen ini yakni ada lomba menggambar, lomba mewarnai lomba Cerdas Cermat Anak (CCA), lomba puisi, lomba solo, lomba vocal grup, lomba membaca, lomba publik speaking, lomba konten kreatif, dan lomba fashion show,” ucap Absida.
Dia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus, panitia dan peserta yang sudah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini.
“Persiapan festival ini selama 2 bulan, bersyukur acara ini bisa berjalan dengan baik. Saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung festival ini dengan caranya masing-masing, termasuk teman-teman dari PPA dan peserta lomba yang berjumlah 500 orang,” ucapnya, Selasa, 8 April 2025.
Sementara itu, salah satu peserta dalam Festival Paskah 2025 GKII Jemaat Eklesia Sikumana, Putri Hamadi menyampaikan kesan yang luar biasa dari acara ini.
“Saya sangat senang dan sangat excited untuk mengikuti perlombaan ini karena selain berkumpul dan bertemu dengan teman-teman baru, saya juga mendapat pengelaman-pengelaman yang luar biasa,” terangnya.
Dalam festival ini, Putri mengikuti 3 mata lomba yakni lomba publik speaking, lomba solo, dan lomba konten kreator.***


Tinggalkan Balasan