Festival Budaya di Kelurahan Belo Akan Digelar 2–3 November 2025: Panggung Persaudaraan dan Warisan NTT
NTT, Liputan68.com- Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, tengah bersiap menjadi pusat perayaan budaya Nusa Tenggara Timur (NTT).
Melalui Festival Budaya Belo 2025, masyarakat akan kembali disuguhkan keragaman tradisi, tarian, dan musik daerah yang menggambarkan kekayaan budaya sekaligus semangat kebersamaan warga.
Festival yang akan digelar pada 2–3 November 2025 di Lapangan Nunhala, RT 6/RW 3, menjadi agenda penting bagi masyarakat Belo.
Tahun ini, pelaksanaannya terasa istimewa karena karang taruna dipercaya penuh oleh pihak kelurahan untuk memimpin dan mempersiapkan kegiatan tersebut.
Lurah Belo, Robinson Lona, mengatakan bahwa penyerahan tanggung jawab kepada karang taruna merupakan bentuk dukungan terhadap pemberdayaan generasi muda agar lebih terlibat dalam pelestarian budaya.
“Festival budaya pada hakikatnya untuk mempromosikan budaya NTT. Tahun ini, dari kelurahan kami menyerahkan tanggung jawab kepada karang taruna untuk mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Lona (16/10/2025).
Ia menambahkan, panitia pelaksana telah dibentuk dan terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh persiapan berjalan lancar.
Berdasarkan laporan terakhir, acara siap digelar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Rencana pembukaan akan dilaksanakan pada tanggal 2 November, ”
“Jika Bapak Wali Kota berkesempatan hadir, beliau akan membuka secara resmi festival tersebut,”
“Hari pertama akan diisi dengan seremoni pembukaan dan pentas seni anak-anak, sedangkan hari kedua akan menampilkan pertunjukan budaya dari berbagai etnis,” jelasnya.
Lona juga menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Saya sudah arahkan panitia agar informasi festival disebarkan ke semua komponen, mulai dari LKK, lembaga pendidikan, hingga perkantoran di wilayah kita agar semua bisa ikut berpartisipasi,” tambahnya.
Festival Budaya Belo 2025 bukan sekadar ajang hiburan, melainkan panggung kebersamaan yang mempertemukan warga dari berbagai latar belakang untuk merayakan identitas NTT yang kaya warna dan nilai.***

Tinggalkan Balasan