29 Tahun Tanpa Listrik Mandiri, Tangis Haru Warnai Penyalaan LUTD di Kupang
NTT, Liputan68.com- Setelah 29 tahun hidup tanpa listrik mandiri, warga Kelurahan Fatululi, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, akhirnya merasakan terang yang selama ini hanya menjadi impian.
Momen bersejarah ini terjadi dalam acara Light UP The Dream (LUTD) yang digelar pada Rabu, 21 Oktober 2025, dengan tema “Terangi Negeri, Wujudkan Mimpi, Menguatkan Empati.”
Di RT 047 RW 013 Fatululi, keluarga Bapak Geli Grardus, 60 tahun, seorang buruh harian lepas, serta keluarga Bapak Novan Nono, 32 tahun, seorang sopir, menjadi perwakilan penerima manfaat dari total 43 penerima LUTD di wilayah UP3 Kupang. Penerima lainnya tersebar di Pulau Timor, Kalabahi, dan Rote Ndao.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F Eko Sulistyono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya program ini.
“LUTD adalah lebih dari sekadar penyalaan listrik. Ini adalah wujud nyata kami untuk menerangi negeri, mewujudkan mimpi masyarakat, dan menguatkan rasa empati kita semua,”
“Kini, warga yang selama puluhan tahun hidup tanpa listrik bisa menikmati kehidupan yang lebih layak dan penuh harapan,” ungkap GM PLN UIW NTT, Eko Sulistyono.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Camat Oebobo, Niko Kale, yang menyaksikan langsung haru dan kegembiraan warga.
Penyalaan listrik ini bukan hanya membawa cahaya, tetapi juga membuka peluang dan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini terbatas aksesnya.***

Tinggalkan Balasan