Sentuhan Berkah Ramadan dari Kejati NTT: Kajati Roch Adi Wibowo Pimpin Aksi Berbagi untuk Masyarakat
NTT, Liputan68.com- Suasana sore di depan Kantor (Kejati NTT) pada Kamis (5/3/2026) terasa berbeda. Di tengah lalu lalang kendaraan di Jalan Polisi Militer, ratusan masyarakat tampak tersenyum menerima paket takjil yang dibagikan langsung oleh Kepala Kejati NTT, .
Aksi berbagi ini menjadi momen penuh kehangatan di bulan suci. Dengan penuh keakraban, Roch Adi Wibowo bersama Wakil Kepala Kejati NTT dan seluruh jajaran turun langsung menyapa serta membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat yang melintas di depan kantor Kejati.
Sekitar 500 paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi.
Para pengendara dengan tertib memperlambat kendaraan mereka, menunggu giliran menerima paket berbuka puasa yang dibagikan dengan senyum dan sapaan hangat dari jajaran Kejati.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin Kejati NTT selama Ramadan yang dijadwalkan berlangsung dua kali setiap pekan.
Roch Adi Wibowo menjelaskan bahwa pembagian takjil ini merupakan kegiatan kedua setelah sebelumnya juga dilaksanakan pada Selasa lalu.
Sebelum turun ke jalan membagikan takjil, kegiatan diawali dengan pembagian bingkisan kebersamaan antara pegawai Kejati NTT bersama para insan media yang selama ini menjadi mitra kerja lembaga tersebut.
“Kami di Kejati NTT ingin berkumpul bersama para pegawai dan rekan-rekan media untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan ini,” ujar Roch Adi Wibowo.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan antara Kejati NTT dan masyarakat.
“Tujuan kami sederhana, hanya ingin berbagi dengan apa yang kami bisa dan apa yang kami mampu, supaya masyarakat di sekitar bisa ikut merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan,” ungkapnya.
Ia pun berharap kegiatan sederhana ini membawa keberkahan bagi semua pihak.
“Semoga apa yang kita laksanakan hari ini membawa berkah bagi kita semua dan mendapat ridho dari Allah Yang Maha Kuasa,” tutupnya.
Di tengah kesibukan penegakan hukum, aksi sosial ini menunjukkan sisi humanis jajaran di wilayah, bahwa berbagi kebaikan di bulan suci tetap menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat.***

Tinggalkan Balasan