Liputan BERITA

Dampak Pola Hidup Yang Salah, Berakibat Melemahnya Perekonomian Masyarakat. Kabag Muhammad Ali: “Masyarakat Perlu Meningkatkan Literasi Keuangan Untuk Membuat Keputusan Keuangan Yang Lebih Bijak”

Ditulis oleh Liputan68 pada 23 Juli 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan68.com- Dampak pola hidup menjadi salah satu penyebab melemahnya perekonomian sejumlah masyarakat di Pacitan.

Kabag Perekonomian Setkab Pacitan, Muhammad Ali Mustofa, menyatakan bahwa pola hidup masyarakat yang lebih mementingkan kebutuhan sekunder atau kebutuhan mewah lainnya dapat menjadi salah satu sebab melemahnya perekonomian mereka.

Salah satu contoh dampak pola hidup menurut M. Ali yaitu pengeluaran berlebihan.

Masyarakat cenderung menghabiskan uang untuk kebutuhan sekunder atau mewah, sehingga mengurangi tabungan dan investasi.

M. Ali juga mengatakan, dampak pola hidup yang salah, yaitu selalu mengejar “gaya hidup” yang akan mengubah prioritas alokasi belanja di keluarga.

Idealnya belanja keluarga dengan pendapatan rata-rata adalah untuk living (50%), saving (30%) dan playing (20%).

Sebesar apapun pendapatan tidak akan mampu mencukupi “gaya hidup”, apalagi terjebak dengan judi online, pinjol ilegal dan investasi ilegal yang akan merusak masa depan masyarakat.

Persoalan lainnya yaitu kurangnya prioritas terhadap kebutuhan primer atau pokok. Hal ini sangat mempengaruhi kestabilan ekonomi.

“Mereka menjadi terlalu bergantung pada konsumsi dan kurang memperhatikan produksi dan investasi,” jelas pejabat eselon IIIA ini pada wartawan.

Berkaitan dengan fenomena diatas, M. Ali memandang perlunya mengatur prioritas kebutuhan dan membedakan antara kebutuhan pokok dan sekunder.

“Masyarakat juga perlu meningkatkan literasi keuangan untuk membuat keputusan keuangan yang lebih bijak.
Sedangkan tugas pemerintah yaitu mendorong investasi dan produksi untuk meningkatkan perekonomian.

Dengan mengubah pola hidup dan meningkatkan kesadaran keuangan, maka masyarakat dapat meningkatkan kestabilan ekonomi dan mencapai kesejahteraan yang lebih baik,” pungkasnya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian