Ir H Soekirman Dan Penghormatan Kepada Kesultanan Serdang

Oleh: Dr. Purwadi M.Hum

(Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara – LOKANTARA Hp 087864404347)

A. Sejarah Peradaban Kasultanan Serdang.

Lahir batin harus berjalan selaras serasi seimbang. Pada hari Senin tanggal 30 Desember 2020, Ir H Soekirman melakukan ziarah di makam Sultan Sulaiman Syariful Alam Shah. Raja Kasultanan Serdang ini memerintah tahun 1879-1946. Makam raja Serdang ini berada di sebelah barat Masjid Raya Perbaungan.

Suri teladan banyak ditemukan dalam perjalanan kebijakan pemerintahan Sultan Serdang. Peribahasa Melayu Sergai mengajarkan keluhuran. Gajah mati meninggalkan gading. Harimau mati meninggalkan belang. Manusia mati meninggalkan nama. Ajaran warisan nenek moyang ini sangat dihayati oleh Tengku Muhammad Ryan Novandi. Hal ini didukung benar oleh para pemangku adat Sergai.

Nilai Luhur yang bersumber dari sejarah kerajaan dapat menjadi panduan masa kini. Semasa hidupnya manusia harus punya nilai yang berguna. Yakni nama yang harum, karena jasa dan perjuangan yang agung. Nilai
keluhuran budaya Sergai sudah diwariskan oleh Tuanku Umar Johan Pahlawan Alam Shah. Beliau adalah raja Kasultanan Serdang yang memerintah tahun 1723-1767.

Dalam berbagai forum Ir H Soekirman, Bupati Sergai menekankan arti penting sejarah peradaban. Leluhur Tengku Ryan Novandi ini memang raja yang bijak bestari, berwibawa dan selalu memikirkan nasib rakyat. Wujud kesalahan sosial.

Sifat rahman rahim. Kepedulian Raja Serdang pada rakyat pantas dijadikan sebagai suri teladan oleh generasi millenial. Pada tahun 1725 Tuanku Umar Johan Pahlawan Alam Shah membawa tim ekonomi ke daerah Lasem Rembang Jawa Tengah. Mereka melakukan studi lapangan yang menggabungkan teori dan praktik. Tim ekonomi Kasultanan Serdang belajar menejemen produksi trasi. Kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sergai secara kreatif.

Wawasan aparat bertambah luas. Kota Lasem Rembang memang pusat pengembangan maritim yang besar. Potensi kelautan, pelayaran, perdagangan maju dan modern sekali. Pelabuhan Lasem Rembang memiliki fasilitas lengkap. Meliputi perkantoran, transportasi, penginapan, pergudangan, pemasaran, wisata, kuliner serta perpustakaan. Refleksi historis menerangkan pemikiran sistematis.

Perekonomian berlanjut urut patut. Kedatangan Tim ekonomi Kerajaan Serdang disambut hangat oleh Raja Mataram, Kanjeng Sinuwun Amangkurat Jawi. Hubungan diplomasi antara Kasultanan Serdang dengan Kerajaan Mataram terjalin akrab. Kedua belah pihak saling bertukar cindera mata. Kerja sama ini dilaksanakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sesuai dengan UUD 1945 yang memajukan kesejahteraan umum.

Nasihat Ir H Soekirman pada yang muda memberi pencerahan. Sebagai keturunan langsung Dinasti Kasultanan Serdang, tentu saja Tengku Ryan berusaha melanjutkan tradisi kejuangan. Ketika membaca sejarah masa lampau, tentu banyak pelajaran yang bisa diambil. Kerajaan Serdang lantas dipimpin oleh Sultan Aman Johan Pahlawan Alam Shah tahun 1767-1817. Kasultanan Serdang makin makmur sejahtera bahagia.

Para Raja Serdang bekerja ulet untuk membangun segala bidang. Pertanian menyediakan pangan berlimpah ruah. Perkebunan mendatangkan barang komoditas mahal. Perdagangan memberi keuntungan berlipat ganda. Seluruh rakyat negeri dalam keadaan suka gembira. Semua merasa aman damai.

Dalam dialog kebudayaan di rumah kayu, Tengku Muhammad Ryan Novandi yang lahir di Medan pada tanggal 7 Nopember 1992 ini suka sejarah masa silam. Dengan belajar dirinya bisa bercermin tentang peradaban. Tengku Ryan Novandi belajar di SD Harapan 1 Medan, SMP Harapan 1 Medan, SMA 1 Medan. Selama menempuh pendidikan inilah jiwanya selalu terasah dengan nilai kearifan lokal. Memang sebaiknya punya akar budaya sendiri.

Secara pribadi ilmu pengetahuan diusahakan terus menerus. Jiwa kebangsaan semakin terpatri mendalam setelah menempuh kuliah Bachelor of International Business Kuala Lumpur Malaysia tahun 2004. Lalu ilmunya diperdalam lagi dengan mengambil program Master of International Business di Boston Amerika Serikat tahun 2015. Kepribadian makin mantab yang didukung pendidikan

Menurut Ir H Soekirman, kepribadian perlu diasah lewat pendidikan dan pengalaman. Lengkap sudah wawasan lokal nasional global sebagai bekal pengabdian pada masyarakat luas.

Butir butir kearifan lokal masih relevan. Kebesaran masa lampau menjadi inspirasi bagi Tengku Ryan Novandi. Pertemuan Sultan Aman Johan Pahlawan Alam Shah dengan Kanjeng Sinuwun Paku Buwana IV, Raja Karaton Surakarta Hadiningrat terjadi pada tahun 1803 di Kota Tamasek Singapura. Pembicaraan pokok kedua pemimpin mengenai tata niaga gatam. Permaisuri Sinuwun Paku Buwana IV bernama Kanjeng Ratu Kencono Wungu. Beliau direktur pabrik garam Kalianget Madura. Pernah datang ke Perbaungan untuk membicarakan strategi pemasaran garam.

Buku referensi bisa menjadi bahan pertimbangan. Perhatian Tengku Ryan pada perjuangan Kasultanan Serdang selalu tinggi. Misalnya kiprah keutamaan Sultan Thaf Sinar Basyar Shah. Beliau menjadi raja Serdang tahun 1817-1850. Demi memajukan budaya Melayu, para pakar diminta untuk menyalin ulang kitab kitab klasik. Kesusateraan Melayu berkembang di Aceh lewat tangan pujangga Hamzah Fansuri, Syekh Abdur Rauf Singkel dan Syamsudin Al Sumatrani.

Buku karangan Pujangga Kerajaan Samudra Pasai, Nuruddin Ar Raniri ditulis dan diperbanyak. Judulnya kitab Bustanus Salatin, yang berarti taman para raja. Isinya tentang Ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, kerakyatan dan keadilan. Secara akademik kerap dikaji.

Kesusateraan Melayu berkembang di Kasultanan Serdang. Sultan Thaf Sinar Basyar Shah seorang raja yang mengutamakan nilai budaya. Seniman Serdang yang berasal dari wilayah Pantai Cermin, Tanjung Beringin, Dolog Masihul, Sipispis, Sei Rampah, Tebing Tinggi diajak berguru di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang. Di sini pula berkembang Sastra gurindam.

Studi banding Kesusateraan berhasil mencetak ahli pantun. Pada tahun1837 mereka belajar menyusun pantun Melayu. Terdiri atas pantun keagamaan, pantun orang tua, pantun jenaka dan pantun anak anak. Pendidikan karakter dibentuk dengan pendekatan budaya. Pantun Melayu sarana pembelajaran karakter.

Informasi masa silam dibaca Soekirman melalui buku silsilah, babad dab hikayat. Teknologi modern masuk ke wilayah Serdang Bedagai berkat usaha keras Sultan Basyaruddin Syarifatul Alam Shah. Beliau raja kasultanan Serdang yang memerintah tahun1850-1879. Ekspor tembakau tahun 1870 dilakukan dengan jumlah 3,5 juta kg. Tentu kas kerajaan penuh, negara pun amat makmur. Pembangunan rel kereta api mulai dari Medan sampai Aceh. Juga jalur kereta api dari Medan hingga Rantau Prapat, Labuhan Batu. Megah sekali adopsi teknologi modern.

Sergai dekat dengan kota Medan. Pembangunan stasiun dan rel Kereta Api dilakukan oleh Deli Spoorweg Maatschapipij Medan Aceh. Diresmikan oleh Sultan Sulaiman Syariful Alam Shah tahun 1883, yang mewakili Kasultanan Serdang. Sultan Mahmud Al Rasyid mewakili Kasultanan Deli. Sultan Al Sayyid Sharif Ismail mewakili Kasultanan Siak. Kepanitiaan dilaksanakan oleh Bahkoda Ngah Timbal, Wak Wak, Salein, Tok Manis, Dolah, Wakil, Penghulu Kampong Syah Bandar Hamid, Tuan Haji Cut. Istilah kerajaan yang indah.

Kemegahan itu perlu diteruskan. Kerajaan Melayu punya prestasi gemilang. Tengku Ryan Novandi bertekad melanjutkan perjuangan luhur. Mereka berjasa menghiasi peradaban masyarakat dunia. Dari Sergai butir butir kearifan lokal dipersembahkan buat ibu pertiwi.

B. Nilai Keagungan Kesultanan Serdang.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *