Pesawat Jumbo ‘Mriya’ Akan di Bangun lagi Zelensky, Tapi Belum Ada Duitnya
Liputan68.com | Volodymyr Zelensky Presiden Ukraina telah mengumumkan rencana untuk membangun kapal Kargo Muiya yang lainnya.
Zelensky pernah memiliki ide untuk membangun pesawat Mriya kedua, kapal kargo terbesar di dunia, pada konferensi online dengan mahasiswa Ukraina pada hari Kamis.
“Kami ingin membangunnya. Kami membutuhkan 800 juta dolar AS (Rp 11,72 triliun) saat itu. Saya menghubungi presiden Turki dengan proposal untuk membangun Mriya kedua, tetapi kami tidak ada uangnya,” kata Zelensky seperti yang dilaporkan oleh Interfax.
“Tapi, dalam kasus ini, ini bukan soal uang. Melainkan soal ambisi. Ukroboronprom dan tim Antonov Enterprise telah mengajukan banding kepada kami. Ini soal citra kekuatan kami,” imbuh Zelensky.
Pesawat angkut terbesar di dunia, Mriya, hancur di Bandara Hostomel pada akhir Februari 2022.
Antonov An-225 Mriya merupakan pesawat terbesar yang memegang rekor membawa kargo komersial terberat, mono-kargo terpanjang dan terberat dalam sejarah penerbangan, dan rekor kapasitas muat.
Hancur Selama Invasi Rusia
Pesawat bernama “Mriya” itu dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah dihancurkan Rusia pada Minggu (27/2/2022) saat diparkir di Bandara Antonov di Gostomel, Kiev.
Setiap bulan, berita terakhir dari Antonov AN-225 diidentifikasi rusak sekitar pertengahan April 2022.
Namun baru-baru ini, sebuah video baru mengungkap tingkat kehancuran yang telah menimpa di pesawat legendaris tersebut.
Setelah diunggah ke Twitter melalui akun Illia Ponomarenko, @IAPonomarenko pada 5 Mei, kami meluncurkan laman Simple Flying pada Minggu (15/5/2022).
Ilia Ponomarenko adalah koresponden pertahanan untuk The Kiev Independent.
Video Ponomarenko menjadi viral setelah memperlihatkan puing-puing Antonov An-225 jauh lebih detail dari yang terlihat sebelumnya.
Konfirmasi penghancuran An = 225 terungkap cukup cepat, tetapi pendudukan Rusia di Bandara Hostomel awalnya mencegah munculnya rincian yang akurat.
Sesaat sebelum viralnya video Ponomarenko, beredar video kerusakan Antonov An-225 dari kejauhan.
Selanjutnya muncul video Ponomarenko yang menegaskan bahwa bagian depan pesawat adalah area yang paling parah rusak akibat invasi Rusia.
Badan depan sayap telah direduksi menjadi cangkang yang terbakar habis, dan kokpit jet kargo bermesin 6 benar-benar terpisah.
Bagian belakang pesawat lebih utuh, tetapi kerusakan akibat kebakaran masih terlihat, termasuk tidak adanya beberapa roda.
Dioperasikan pada tahun 2001
Dijuluki “Mriya” atau Ukraina (artinya “mimpi”), pesawat raksasa ini telah beroperasi secara komersial sejak 2001.
Dengan lebar sayap 290 kaki dan panjang 275 kaki, Antonov An-225 adalah monster sejati dari langit.
Beratnya sekitar 285 ton saat kosong dan didukung oleh enam mesin turbofan Ivchenko Progress D-18T besar, masing-masing mampu menghasilkan lebih dari 51.600 pon daya dorong saat lepas landas.
Mesin ini dipilih karena daya dorong lepas landasnya yang tinggi, konsumsi bahan bakar yang rendah, dan keandalan yang sangat baik.
Pesawat ini awalnya dirancang untuk membawa roket pembawa Energia dan pesawat ruang angkasa Blanc, dan merupakan perpanjangan dari raksasa Antonov An-124 yang sudah sukses.
Itu kemudian dibeli oleh Antonov Airlines dari Ukraina (sekarang Antonov), yang digunakan sebagai pengangkut barang besar.
Ini adalah satu-satunya Antonov An-225. Hanya satu pesawat yang diselesaikan selama era Soviet. Pesawat kedua juga melakukan uji coba, tetapi tidak pernah selesai.
Berdasarkan desain AN-124, AN-225 memiliki kapasitas pemuatan yang sama dengan pendahulunya (crane, crane), tetapi dengan kabin internal yang lebih panjang (142 ft vs 120 (43 ft vs 37 mt)) dan muatan. lebih tinggi (250 ton vs. 150 ton).
sejak penerbangan perdananya pada 21 Desember 1988, AN-225 telah mengirimkan pengiriman besar dan berat ke seluruh dunia. Ini dijadwalkan untuk tetap beroperasi hingga setidaknya 2033.” kata Antonov.
Kargo dimuat melalui hidungnya dan dia tidak memiliki lampu belakang dan pintu kargo. Ini telah dihapus dari desain untuk mengurangi berat akhir sebanyak mungkin.
Pesawat dapat “berlutut” ke depan menggunakan sistem pelindung hidung yang dirancang khusus.
Hal ini memungkinkan kargo untuk dipindahkan langsung ke ruang kargo, sehingga lebih mudah untuk memuat dan membongkar kargo.
Mriya juga memiliki sirip ekor kembar yang dirancang khusus yang menggantikan sirip ekor vertikal tunggal tradisional, membuatnya lebih mudah untuk membawa barang-barang eksternal yang besar sesuai kebutuhan.
An-225 bisa dibilang salah satu pesawat paling mengesankan di dunia. Mungkin selalu.
Diperkirakan pesawat tersebut masih bisa terbang dengan baik hingga tahun 2030-an.

Tinggalkan Balasan