Liputan DAERAH

Dari Mangga hingga Padi: Bantuan Anakan Berbagai Bibit Usman Husin Buat Warga Lole Rote Ndao Bersukacita

Ditulis oleh Liputan68 pada 1 Desember 2025 ⏱️ 2 Menit Baca

NTT, Liputan68.com- Sentuhan kecil yang menghadirkan harapan besar mulai terasa di Nusak Lole, salah satu wilayah yang berada di Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao dan masuk dalam pelayanan Gerejawi Klasis Lole.

Daerah yang dikenal subur namun belum tergarap optimal itu kembali mendapat angin segar melalui bantuan anakan buah dan bibit pertanian yang diinisiasi Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB, Usman Husin.

Ketua Majelis Jemaat Lole Tengah Utara, Pdt. Johan Wiklif Ballo, S.Th, M.Si, menyebut bantuan ini bukan sekadar distribusi bibit, melainkan dorongan nyata bagi ekonomi masyarakat.

Ia menggambarkan Lole sebagai wilayah yang memiliki potensi besar namun membutuhkan perhatian dan langkah-langkah konkret untuk memicu pertumbuhan.

“LOLE salah satu nusak di Kabupaten Rote Ndao. Merupakan salah satu daerah yang baik namun perlu sentuhan yang memungkinkan meningkatnya ekonomi warga,” ujarnya.

Bantuan berupa anakan mangga, lengkeng, jambu kristal, bibit jagung, bibit padi, dan varietas lain diterima warga dengan penuh sukacita.

Setiap gereja di Lole memperoleh 40 pohon anakan, dan dengan jumlah 29 gereja di wilayah itu, pembagian bibit dinilai sangat signifikan untuk mendorong roda ekonomi masyarakat.

“Masyarakat menyambut dan menerima bantuan itu dengan sukacita. Khusus untuk anakan, setiap gereja mendapat 40 pohon. Di Lole ada 29 gereja dan karena itu bantuan yang ada dianggap luar biasa baik untuk mendongkrak roda ekonomi,” tambah Pdt. Johan.

Ia menegaskan bahwa bantuan seperti ini jarang terjadi di Nusak Lole. Karena itu, masyarakat melihatnya sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah, khususnya dari Usman Husin, terhadap daerah pedesaan yang selama ini kurang tersentuh program pengembangan pertanian.

“Bantuan semacam ini jarang terjadi di nusak ini. Tentu ini berarti pemerintah melalui Bapak Usman mau memperhatikan masyarakat terpencil,” ucapnya.

Selain bibit tanaman, Pdt. Johan menyampaikan harapan masyarakat agar pemerintah juga dapat menurunkan alat-alat pertanian modern.

Dengan banyaknya lahan tidur di Lole, ia melihat peluang besar jika peralatan memadai dapat membantu warga mengolah tanah dan meningkatkan produktivitas.

“Di Lole juga banyak tanah tidur. Karena itu jika memungkinkan, pemerintah diharapkan dapat menurunkan alat-alat pertanian untuk membantu masyarakat menghidupkan tanah-tanah dimaksud,” harapnya.

Di akhir penyampaiannya, ia menyampaikan apresiasi tulus kepada Usman Husin atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat pedesaan.

“Terima kasih yang sangat buat Bapak Usman yang mau membagi hati dan perhatian bagi masyarakat,” tutupnya.

Dengan dukungan yang terus mengalir ini, masyarakat Lole kembali menata harapan bahwa potensi pertanian mereka bukan hanya kekayaan alam, tetapi juga pintu menuju kesejahteraan yang lebih baik.***

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian