Perjanjian Bantuan Pinjam Sewa Telah Ditanda Tangani Joe Biden, Masa Depan Ukraina Dihancurkan AS
Liputan68.com | Untuk memuluskan pengiriman bantuan senjata ke Ukraina di buatkanlah perjanjian bantuan pinjam sewa yang telah dibuat oleh Kongres Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dan akan ditandatangani oleh Presiden Amerika Serikat (AS).
Dengan dibuatnya Rancangan Undang-Undang oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS maka akan memudahkan AS mengirimkan bantuan senjata ke Ukraina pada akhir April 2022 lalu dan yang dibutuhkan tanda tangan Joe Biden sebagaimana dilansir dari NEXTA pada Senin, 9 Mei 2022.
Disisi lain, sebelumnya pihak Rusia telah memperingatkan kepada Ukraina bahwa bantuan yang akan diberikan AS tidak pernah ada yang gratis.
Dilansir Russia Today, juru bicara Parlemen Rusia mengatakan jika Ukraina telah jatuh ke dalam jebakan AS maka akan menanggung risiko hutang besar antar generasi.
“Motif AS sudah jelas,” ujar Vyacheslav Volodin, Ketua Duma Negara Federasi Rusia dikutip Hops.ID pada Senin, 9 Mei 2022.
“Pinjaman sewa tidak gratis, dan generasi Ukraina akan membayar untuk senjata yang akan dipasok oleh AS ke Ukraina,” ucap Volodin.
Dewan Perwakilan Rakyat AS menyetujui RUU yang memudahkan Washington mengirimkan senjata ke Ukraina di tengah konflik dengan Rusia, Pada hari Kamis, 28 April 2022. Tetapi, bantuan tersebut tidak diberikan secara gratis, melainkan Ukraina harus membayar untuk setiap senjata yang akan dipasok AS ke pemerintah Ukraina.
Volodin telah memperingatkan Ukraina dengan hal serupa ketika negaranya harus membayar utang kepada AS setelah 61 tahun atas bantuan militer yang diterimanya saat Perang Dunia Kedua dengan mengirimkan platinum, emas, dan kayu di kemudian hari yang telah selesai pada 2006.
Ukraina juga telah diperingatkan oleh Ketua Duma bahwa program yang digagas AS tentang pinjam sewa pada dasarnya adalah pinjaman komoditas dan bukan hal yang murah.
Dia menganggap Zelensky Presiden Ukraina telah menyeret Ukraina ke dalam hutang yang sangat besar.
Seperti halnya Rusia, Ukraina akan menanggung hutang tersebut selama beberapa dekade ke depan dan akan ditanggung oleh generasi warga Ukraina sendiri di masa depan.
“Banyak generasi masa depan warga Ukraina akan membayar senjata, amunisi, dan persediaan makanan yang dikirim oleh AS,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan