Liputan POLITIK

Edy Rahmayadi Janji Tuntaskan Jalan Rusak di Asahan

Ditulis oleh Liputan68 pada 24 Oktober 2024 ⏱️ 2 Menit Baca

ASAHAN — LIPUTAN68.COM — Kondisi infrastruktur jalan rusak di Kabupaten Asahan disoroti Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 2, Edy Rahmayadi. Hal itu sekaligus merespon permintaan warga agar ruas-ruas jalan rusak di Asahan diperbaiki.

Tokoh masyarakat di Silau Laut Asahan, Ahmad Nis, mengharapkan jika terpilih lagi Edy Rahmayadi harus memperhatikan infrastruktur di kabupatennya.

“Kami masyarakat bermohon, bangunlah jalan ini. Kami tidak minta uang pak, tapi bangunlah jalan ini, pak. Kami rindu jalan bagus, jalan yang lancar. Tolong perhatikan kami, pak,” ujarnya dalam kampanye tatap muka dengan Cagubsu Edy Rahmayadi di Pekan Minggu, Desa Bangun Sari, Silau Laut, Rabu (23/10) sore.

Merespon itu, Edy Rahmayadi meminta masyarakat Asahan tenang.

“Tunggu saya, akan kita tuntaskan. Saya tahu jalan-jalan di luar kewenangan provinsi di Asahan, masih banyak yang rusak. Saya tadi rasakan itu ketika lewat masuk sini,” ujarnya.

Edy tetap akan fokus mengurusi jalan sesuai kewenangan Pemprov Sumut sebagaimana yang dilakukannya saat menjabat gubernur 2018-2023. Khusus Kabupaten Asahan, ia sudah programkan penanganan jalan rusak dalam lima tahun kepemimpinan yang lalu.

“Karena apa, karena Asahan ini butuhkan jalan mantap,” katanya.

Dalam program proyek jalan multiyears Rp 2,7 triliun, Asahan kebagian sekitar 17,6 km.

“Inilah dikerjakan, dengan multiyears atau tahun jamak Rp2,7 triliun. Siapa mendukung saya mengerjakan jalan ini, yakni PDIP. Yang penting Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting (pada zaman itu) menandatangani itu,” ujar Edy Rahmayadi.

Dikatakannya dari panjang jalan itu, hanya 7,6 km saja yang terbangun. Sementara sisanya 10 km lagi, belum tersentuh akibat proyek dimaksud dihentikan penjabat gubernur pengganti dirinya.

“Kalau enggak dihentikan Edy karpet merah jadi gubernur. Kenapa belum selesai? Karena, masa jabatan sudah selesai. Saya selesai di tanggal 5 September 2023. Saya menjabat jadi gubernur Sumut, saya ditinggalkan hutang R 2 triliun lebih. Kata guru ngaji saya itu, duluan bayar hutang. Besok-besok mati, kita tidak boleh meninggalkan hutang,” ungkap Edy.

Ia pun berjanji kalau kembali terpilih jadi gubernur Sumut bersama calon wakilnya, Hasan Basri Sagala, akan melanjutkan pembangunan jalan rusak di Asahan. Selain infrastruktur, Edy Rahmayadi juga menegaskan komitmennya untuk pembangunan Asahan lewat pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pariwisata. Di kesehatan misalnya, diprogramkan meningkatkan fasilitas kesehatan yang baik hingga berobat gratis kepada masyarakat, di antaranya memprogramkan pemerataan dokter hingga ke pelosok daerah. Kemudian untuk sektor pertanian, termasuk perkebunan dan peternakan, akan disiapkan program yang mendorong kesejahteraan petani di Sumut dan menjaga kestabilan harga pupuk hingga produksi. (*)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian