Liputan BERITA

Puluhan Miliar APBN Mengalir Ke Pacitan, Semua Tak Lepas Semangat dan Perjuangan Bupati Aji. Ini Kesaksian Kepala Dinas PUPR Suparlan

Ditulis oleh Liputan68 pada 3 Oktober 2023 ⏱️ 2 Menit Baca

Pacitan,Liputan 68.com- Tahun politik, memang tak lepas dari intrik dan rivalitas. Maka tak heran apabila maha karya seorang pemimpin yang mestinya sangat berpihak kepada masyarakat luas demi terciptanya sebuah kemajuan daerah, justru dijadikan isu atau pergunjingan seksi.

Begitulah sekilas cerita seperti dialami Bupati Pacitan, Raden Mas Tumenggung Indrata Nur Bayuaji. Tak mudah memang untuk memuaskan semua keinginan masyarakat. Akan tetapi setidaknya, pengorbanan dari seorang Mas Aji untuk meneruskan estafet perjuangan dalam memajukan Pacitan, tak bisa dipandang sebelah mata.

Semboyan dan cita-cita luhur dari keponakan Presiden ke enam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut, untuk bisa menjadikan Kabupaten Pacitan semakin maju dan bermartabat, tak pernah surut.

Segenap waktu dan pemikiran ia curahkan untuk daerah yang di pimpinnya. Bahkan tak jarang, waktu kebersamaan dengan keluarga, kadang sedikit terabaikan lantaran tugas kedinasan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Seperti halnya saat berjuang melakukan lobi-lobi anggaran ke pemerintah pusat, untuk pembangunan infrastruktur jalan.

Kepala Dinas PUPR setempat, Suparlan yang ikut menjadi saksi perjuangan dari Mas Aji dalam mengakses anggaran pusat untuk pembangunan jalan di Pacitan mengatakan, bukan hal yang mudah dan waktu singkat agar pemerintah pusat mengeluarkan beleid mengucurkan puluhan miliar anggaran untuk pembangunan insfrastruktur.

“Semua tak lepas semangat dan perjuangan dari Pak Bupati serta dukungan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, sehingga saat ini peningkatan akses jalan dan perbaikan berkala di dua titik kawasan Barat Pacitan bisa terlaksana,” kata Suparlan, saat dihubungi, Selasa (3/10).

Satu titik peningkatan jalan dan perbaikan berkala yang saat ini dalam proses pengerjaan tersebut seperti akses jalan Dadapan-Warukarung sepanjang 17,67 Km dengan lebar jalan 5,5 meter serta ruas jalan Punung-Kalak sepanjang 14,4 Km dengan lebar jalan 6 meter. “Tahun ini dua titik tersebut yang sudah berjalan. Pak Bupati terus melakukan lobi-lobi ke pusat, agar beberapa titik lainnya yang telah diusulkan ke pemerintah pusat melalui kementerian terkait ikut terlaksana,” jelasnya.

Suparlan mengungkapkan, jauh sebelum akses jalan di dua titik itu dilaksanakan, atas arahan Bupati Aji, Dinas PUPR juga telah mengusulkan ke pemerintah pusat beberapa titik ruas jalan kabupaten ke pemerintah pusat untuk dilakukan peningkatan.

Misalnya ruas jalan nomor 16 yaitu Srau-Watukarung sepanjang 3,50 Km dan lebar 5,5 meter, senilai Rp 9 miliar. Kemudian ruas jalan nomor 19 yaitu Dersono-Kalak sepanjang 7,04 Km dan lebar 6 meter senilai Rp 12 miliar.

Selain itu juga ruas jalan nomor 20 yaitu Kalak-Batas Jateng sepanjang 4,40 Km dan lebar 6 meter senilai Rp 14,7 miliar. Kemudian lagi, sambung dia, ruas jalan nomor 24 yaitu Kendal-Wareng sepanjang 5,5 Km dan lebar 6 meter senilai Rp 12 miliar untuk dilakukan pemeliharaan berkala.

Tak hanya itu, Bupati Aji, kata Suparlan juga menginginkan adanya upaya peningkatan jalan antara Candi-Srau sepanjang 5,30 Km dan lebar jalan 6 meter. Untuk keperluan ini telah diusulkan ke pusat anggaran senilai Rp 10 miliar.

Dan yang signifikan yaitu ruas jalan nomor 99, yaitu pembangunan akses jalan menuju Pelabuhan Gelon yang telah diusulkan sepanjang 3,20 Km dengan lebar 24 meter dan alokasi anggaran senilai Rp 120,3 miliar.

“Dari delapan usulan itu, baru dua titik ruas jalan yang disetujui tahun ini, yaitu peningkatan jalan Dadapan-Watukarung dan pemeliharaan berkala ruas jalan Punung-Kalak. Semoga tahun depan akan menyusul yang lainnya.

Sekali lagi semua itu tak lepas dari semangat dan perjuangan Pak Bupati,” jlentrehnya.

Dan yang harus dipahami masyarakat luas, usulan tersebut kesemuanya melalui proses dan mekanisme cukup panjang. “Bagaimana Pak Bupati harus menempuh perjalanan darat Pacitan-Jakarta, untuk bisa menggoalkan usulan tersebut. Ini patut kita apresiasi, bahwa pembangunan di Pacitan tak lepas dari kerja keras dan semangat Pak Bupati Aji untuk bisa membawa perubahan bagi daerah,” pungkasnya. (Red/yun).

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian