Mas Aji Pancen Jos. Opini WTP Kembali Bertengger Untuk Pacitan
Pacitan,Liputan 68.com- Dibawah kepemimpinan Bupati Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro dan Wabup Gagarin, Kabupaten Pacitan kembali diganjar prestasi prestisius atas tata kelola keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Yaitu opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Prestasi bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh BPK RI Perwakilan Jawa Timur kepada Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji pada Jumat (2/5/2025) di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Sidoarjo.
Kabupaten yang dikenal sebagai kota wisata ini bukan hanya kali pertama mendapatkan predikat opini WTP atas audit dari lembaga negara tersebut, namun sudah ke-14 kalinya.
Bahkan 12 kali diantaranya diraih secara berturut-turut. “Terimakasih kepada mitra kami (DPRD) dan seluruh aparatur di Pemkab Pacitan, pihak terkait dan seluruh masyarakat atas support dan dukungannya selama ini, ” ujar bupati yang karib disapa Mas Aji ini.
Menurut keponakan Presiden ke-enam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, prestasi yang diraihnya itu, tak lepas dari kerjasama dan kerja keras semua pihak.
Utamanya aparatur sipil negara (ASN) yang solid dalam menjaga integritas perihal pengelolaan keuangan daerah. Tentu, sambung Mas Aji, prestasi ini bakal menjadi motivasi guna meningkatkan kinerja pemkab dan seluruh jajarannya.
“Ini (opini WTP) bukan sebuah tujuan akhir. Namun cerminan kalau kita telah berada di jalur yang benar. Kami berjanji akan terus berbenah dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutur kepala daerah yang oleh media dijuluki sebagai “Bupati 4 WD” ini.
Hal senada juga disampaikan, Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi. Menurut politikus Demokrat yang populis dengan panggilan ASB ini, opini WTP dari BPK merupakan salah satu bukti riil atas kinerja pemerintah daerah selama ini.
Pemkab, lanjut ASB, bisa merencanakan dan mengimplementasikan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
“DPRD memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran Pemkab Pacitan,” tuturnya.
Menurut politikus bergelar doktor ini, opini WTP sebagai bukti terjalinnya sinergitas antara lembaga DPRD dan eksekutif yang kokoh sehingga bisa membesut tata kelola keuangan daerah yang ciamik.
“DPRD terus mendukung kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Dia berpesan WTP tidak hanya berkutat pada pengelolaan keuangan yang baik, namun juga berkaitan dengan tanggung jawab moral kepada masyarakat.
“DPRD akan terus melakukan fungsi pengawasan dengan tegas, konstruktif, agar tata kelola keuangan daerah benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya. (Red/yun).

Tinggalkan Balasan