David Boimau Puji Kerja Baik Plan Indonesia dan Bayan Group: Air Bersih di Desa Pisan Jadi Berkah bagi Warga TTS

NTT, Liputan68.com Udara panas dan perbukitan kering khas Timor kembali mendapat warna baru ketika kabar baik datang dari Desa Pisan, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Setelah bertahun-tahun bergantung pada sumber air yang jauh dan terbatas, masyarakat kini bisa menarik napas lega: air bersih akhirnya mengalir lebih dekat berkat dukungan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) bersama Bayan Group.

Fasilitas air bersih ini rampung dibangun pada akhir Oktober 2025 dan diserahkan secara resmi kepada warga.

Bagi masyarakat Desa Pisan, kehadirannya bukan sekadar bangunan teknis, melainkan titik balik yang membuka hidup baru, lebih sehat, lebih mudah, dan lebih layak.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program BayRun for Charity 2024 yang dijalankan Bayan Group melalui Bayan Peduli. Tak hanya Desa Pisan, lima desa lain; Biloto, Bangka Ara, Ulu Belang, Timbu, dan Wokowoe yang ikut merasakan manfaat dengan total penerima mencapai 12.400 jiwa.

Sarana air bersih di Desa Pisan dirancang untuk kebutuhan jangka panjang. Air bersumber dari sumur sadapan sedalam 4,5 meter dan ditampung dalam kapasitas total 14 m³ yang terdiri dari reservoir tank 3,6 m³ dan sembilan hidran umum berkapasitas 10,8 m³.

Alirannya didorong melalui pipa transmisi sepanjang 2.025 meter serta pipa distribusi 2.275 meter, ditopang sistem pompa 4,6 m³/jam dengan kemampuan memasok hingga 36 m³ per hari.

Fasilitas ini diproyeksikan mencukupi kebutuhan hingga 15 tahun mendatang dan masih memungkinkan dikembangkan menjadi sambungan rumah.

Sebanyak 612 jiwa atau 158 keluarga kini menikmati akses air yang lebih mudah, aman, dan terjangkau. Perubahan ini terasa paling besar bagi perempuan dan anak-anak yang dulu harus berjalan jauh hanya untuk membawa pulang beberapa jeriken air.

Saat ini fasilitas masih dalam masa retensi hingga Januari 2026 untuk memastikan semua fungsi berjalan optimal.

“Kami berharap fasilitas ini tidak hanya memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga membantu anak-anak dan keluarga hidup lebih sehat dan aman untuk waktu yang lama,” ujar Semuel Niap, Area Program Manager Plan Indonesia (19/11/2025).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari kekuatan kolaborasi antara Plan Indonesia, Bayan Group, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Direktur Bayan Group, Merlin, juga menekankan bahwa inisiatif ini jauh melampaui pembangunan fisik.

“Akses air bersih adalah hak dasar yang membuka pintu bagi kesehatan, produktivitas, dan peluang hidup yang lebih baik. Harapan kami, fasilitas ini menjadi awal dari perubahan nyata, membantu keluarga hidup lebih sehat, dan memperkuat masyarakat menuju masa depan yang berkelanjutan.”

Dari pihak pemerintah daerah, dukungan penuh disampaikan melalui sambutan Bupati TTS yang dibacakan Plt. Kadis PRKP, Rudolf Malo. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan fasilitas tetap terawat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.

Masyarakat merasakan langsung dampaknya. “Dulu kami harus berjalan jauh untuk mendapatkan air, terutama saat musim kemarau. Sekarang semuanya lebih mudah. Anak-anak lebih sehat dan perempuan tidak lagi menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengambil air,” ungkap seorang warga Desa Pisan.

Akses air yang lebih dekat membuka ruang bagi warga untuk fokus pada hal lain; bertani, berjualan, mendampingi anak, hingga menjaga kebersihan lingkungan.

Anggota DPRD Provinsi NTT dari Dapil 8 TTS, David Boimau, tidak bisa menyembunyikan rasa harunya melihat perubahan yang kini hadir di Desa Pisan.

“Air adalah hidup bagi kami di TTS. Tanpa air, tidak ada yang bisa berjalan, pertanian, peternakan, bahkan harapan,” ujarnya (20/11/2025).

Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Plan Indonesia dan Bayan Group.

“Saya melihat sendiri bagaimana sulitnya warga mencari air selama bertahun-tahun. Karena itu, ketika air akhirnya mengalir di Pisan, itu bukan sekadar proyek. Itu kelegaan. Itu sukacita. Itu jawaban bagi banyak keluarga.”

David juga memberikan penghargaan tinggi kepada semua pihak yang terlibat.

“Semua yang bekerja di balik ini telah melakukan hal besar untuk masa depan anak-anak TTS. Saya berharap langkah seperti ini terus diperluas ke desa-desa lain yang masih berjuang.”

Diketahui, Bayan Peduli, bagian dari CSR Bayan Group yang berfokus pada pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, sosial-ekonomi dan budaya, serta keberlanjutan lingkungan dengan spirit “Bersama Membangun Bangsa.”

Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia), yang sudah hadir sejak 1969, terus memperjuangkan hak anak dan kesetaraan bagi anak perempuan, termasuk melalui dukungan air bersih, sanitasi, dan kebersihan di berbagai wilayah.

Di NTT, ribuan anak dan keluarga telah merasakan dampak pendampingannya.

Melalui kerja bersama yang selaras, Plan Indonesia dan Bayan Group menunjukkan bahwa akses air bersih bukan sekadar membangun fasilitas, melainkan membuka masa depan yang lebih sehat, lebih kuat, dan penuh peluang.

Ketika air mengalir lebih dekat, kehidupan pun ikut mengalir menuju perubahan yang lebih baik.***

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *